Oleh: Amanda Nur Cahaya Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Jambi

Jeritan Hati Petani Karet Sebab Anjloknya Harga di Muaro Jambi

Selasa, 25 Oktober 2022 - 23:35:17 WIB - Dibaca: 2224 kali

Ilustrasi
Ilustrasi (Portal Jember)

Harga jual getah karet di tingkat petani saat ini hanya Rp 6 sampai 8 ribu per kilogram, membuat para petani karet di muaro Jambi menjerit. Hasil panen warga tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dan terpaksa harus mencari pekerjaaan sampingan.

Seperti yang kita semua ketahui bahwa penghasilan utama dari warga muaro jambi sekitarnya adalah menjadi petani getah karet , jadi sangat wajar jika turunnya harga getah karet sangat berpengaruh terhadap ekonomi warga di muara jambi, banyak warga yang mengeluh atas turunnya harga getah ini.

Bahkan sekarang banyak petani di wilayah muaro jambi, kini banyak membiarkan perkebunan karet  tanpa perawatan bahkan ada yang menebangi untuk di tanami sawit. Harga sawit yang terus membaik menjadi salah satu alasan mereka mengganti komoditas di kebunnya. atau ada juga yang mengubah lahan karet menjadi lahan sawit. ini dilakukan karna harga karet yang terus menurun setiap bulannya.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (GAPKINDO) Jambi Muhammad Hatta Arifin menyatakan memang harga karet di Indonesia pada tingkat petani sangat rendah. "Dibandingkan dengan harga pabrik sekitar Rp 9.000 per kilogram dan sangat selisih jauh dengan harga karet dunia, yakni Rp 16.900 per kilogram.

Harapan dari para petani karet hanyalah satu yaitu harga getah karet kembali lagi seperti masa kejayaanyaan dlu yaitu dikisaran 18 ribu per kilogram. (*)





BERITA BERIKUTNYA