Edi Purwanto: Fraksi PDIP Kawal Kebijakan Pemerintah agar Belanja Negara Tepat Sasaran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:05:07 WIB - Dibaca: 68 kali

Anggota Fraksi PDI Perjuangan berfoto bersama di Gedung DPR RI, Jakarta. Foto: Rahim
Anggota Fraksi PDI Perjuangan berfoto bersama di Gedung DPR RI, Jakarta. Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, menegaskan Fraksi PDI Perjuangan akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar program dan belanja negara benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal itu disampaikan Edi saat dikonfirmasi pada Sabtu (15/8/2026). Menurutnya, arah pembangunan nasional harus memastikan setiap kebijakan pemerintah memiliki dampak nyata bagi kehidupan rakyat.

"Kami Fraksi PDI Perjuangan akan terus mengawal kebijakan Pemerintah, program-program yang ujung tombaknya sebagaimana pidato Presiden dalam sidang tahunan bersama MPR bahwa belanja negara harus tepat sasaran, harus memberikan kemanfaatan dan benar-benar dirasakan rakyat," kata Edi.

Edi juga menyinggung tema HUT ke-81 Republik Indonesia, yakni Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Menurut dia, tema tersebut harus diterjemahkan dalam kebijakan yang mampu menghadirkan kemerdekaan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dia menjelaskan, Indonesia disebut berdaulat ketika bangsa ini mampu menentukan masa depannya dengan kekuatan sendiri. Sementara keadilan, kata Edi, harus diwujudkan dengan memastikan tempat seseorang dilahirkan tidak menjadi penentu kualitas pelayanan maupun masa depannya.

"Berdaulat ketika kita mampu menentukan masa depan dengan kekuatan sendiri. Adil ketika tempat seseorang dilahirkan tidak menentukan kualitas pelayanan dan masa depannya," ujarnya.

Adapun kemakmuran, lanjut Edi, tidak cukup hanya diukur dari angka pekerjaan atau pertumbuhan ekonomi. Kemakmuran harus terlihat dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan menjalani kehidupan secara layak.

"Makmur ketika rakyat tidak hanya tercatat bekerja, tetapi benar-benar mampu makan dengan layak, menyekolahkan anak, memperoleh pelayanan kesehatan, memiliki rumah, dan hidup dengan tenang," katanya.

Edi menilai pembangunan Indonesia tidak boleh hanya berorientasi pada kemajuan secara makro, sementara masih ada masyarakat yang harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan dasar.

"Jangan sampai Indonesia terus maju, tetapi sebagian rakyatnya masih berjuang sendirian untuk sekadar bertahan hidup," tegasnya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA