Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi Diikuti 12 Ribu Peserta, Kapolda: Aman dan Kondusif

Minggu, 09 Agustus 2026 - 14:27:10 WIB - Dibaca: 47 kali

Suasana Presisi Merdeka Run (PMR) 2026 di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Minggu (9/8/2026), yang diikuti peserta dari berbagai daerah. Foto: Rahim
Suasana Presisi Merdeka Run (PMR) 2026 di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Minggu (9/8/2026), yang diikuti peserta dari berbagai daerah. Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI - Presisi Merdeka Run (PMR) 2026 sukses digelar di Lapangan Garuda Kantor Gubernur Jambi, Minggu (9/8/2026). Event olahraga berskala nasional itu diikuti sekitar 12.000 peserta dan pengunjung dari berbagai daerah.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar mengatakan pelaksanaan PMR 2026 berjalan lancar. Tidak ada peserta yang harus dilarikan ke rumah sakit selama kegiatan berlangsung.

"Alhamdulillah selama pelaksanaan kegiatan tidak ada peserta yang harus dilarikan ke rumah sakit. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar, aman dan kondusif," kata Krisno, Minggu (9/8/2026).

PMR 2026 diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain masyarakat Provinsi Jambi, peserta tercatat datang dari Kalimantan Timur, Bandung, Sumatera Barat dan sejumlah kota lainnya.

Menurut Krisno, antusiasme peserta dari luar daerah menunjukkan PMR memiliki daya tarik sebagai ajang olahraga sekaligus wadah pertemuan komunitas olahraga.

"Ini menunjukkan bahwa Presisi Merdeka Run memiliki daya tarik dan mampu menjadi event yang mempertemukan masyarakat serta komunitas olahraga dari berbagai daerah. Ke depan, kegiatan ini akan terus kita laksanakan dan kita harapkan dapat menjadi agenda tahunan di Provinsi Jambi," ujarnya.

Kegiatan PMR 2026 dimulai sejak pagi. Pada pukul 05.30 WIB, peserta kategori 21K, 10K dan 5K dilepas untuk mengikuti lomba sesuai rute yang telah ditentukan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Gubernur Jambi Al Haris, Ketua DPRD Jambi M. Hafiz Fattah, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Kejati Jambi Sugeng Hariadi dan Ketua Pengadilan Tinggi Jambi Dr. Marsudin Nainggolan.

Hadir pula Kabinda Jambi Marsma TNI Dwiana Pilihanto, Kepala BNNP Jambi Brigjen Pol. Asep Saepudin, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, para bupati/wali kota se-Provinsi Jambi atau yang mewakili, para pejabat utama Polda Jambi, kepala OPD Provinsi Jambi, tamu VVIP PMR 2026, serta masyarakat dan peserta dari berbagai daerah.

Setelah perlombaan, acara dilanjutkan dengan penampilan penyanyi ibu kota Marcello Tahitoe atau Ello. Panitia kemudian mengumumkan dan menyerahkan medali serta uang pembinaan kepada runner tercepat kategori putra dan putri untuk nomor 21K, 10K dan 5K.

Kemeriahan berlanjut dengan pengundian doorprize Presisi Merdeka Run 2026 dan ditutup penampilan musik Silet Open Up (SOU).

Kapolda Bangga dengan Antusiasme Anak Muda

Krisno juga mengapresiasi antusiasme generasi muda Jambi yang ikut ambil bagian dalam PMR 2026. Dia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari pembinaan atlet dan komunitas olahraga di Jambi.

"Kami bangga melihat antusiasme dan semangat bibit-bibit muda Jambi. Dengan pembinaan yang baik dan berkelanjutan, saya yakin anak-anak muda Jambi dapat berkembang menjadi generasi yang lebih baik dan berprestasi," katanya.

Dia menegaskan PMR bukan sekadar kegiatan olahraga. Menurutnya, event tersebut juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

"Presisi Merdeka Run bukan hanya event olahraga, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kesuksesan kegiatan ini tentu tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, khususnya Pemerintah Provinsi Jambi, panitia, komunitas, peserta dan seluruh masyarakat," ujar Krisno.

Jambi Dinilai Mampu Gelar Event Nasional

Krisno menilai pelaksanaan PMR 2026 menjadi bukti Provinsi Jambi mampu menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional.

"Ini merupakan sesuatu yang membanggakan bagi kita semua. Provinsi Jambi telah membuktikan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah event berskala nasional. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan membawa Jambi menjadi lebih baik ke depannya," pungkasnya.

Selain olahraga, PMR 2026 diharapkan memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Konsep sport tourism dinilai dapat menarik peserta dan komunitas dari berbagai daerah untuk datang ke Jambi.

"Dari sisi ekonomi, kegiatan seperti ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Kota Jambi. Konsep sport tourism membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha, karena komunitas olahraga dari berbagai daerah akan mencari dan mengikuti event-event yang diselenggarakan di daerah kita," tutur Krisno.

Sebagai salah satu inisiator kegiatan, Krisno mengajak masyarakat untuk terus membangun kesiapan Jambi sebagai tuan rumah berbagai event nasional.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa Jambi harus siap menjadi tuan rumah berbagai event nasional. Kita harus menunjukkan bahwa Jambi mampu menjadi daerah yang aman, nyaman dan siap menerima kedatangan masyarakat dari berbagai daerah," tegasnya.

Kapolda Minta Maaf soal Pengaturan Rute

Krisno juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pelaksanaan PMR 2026 menimbulkan gangguan terhadap aktivitas warga, terutama akibat pengaturan dan penggunaan rute lomba.

"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat gangguan terhadap aktivitas, khususnya terkait pengaturan dan penggunaan rute. Kepada masyarakat, termasuk para pedagang kaki lima, kami juga menyampaikan terima kasih atas pengertian dan kerja samanya selama kegiatan berlangsung," ucapnya.

Krisno kemudian menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan panitia yang terlibat dalam persiapan hingga pengamanan PMR 2026.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf Polda Jambi, panitia, personel di lapangan serta seluruh pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. Terima kasih dan mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan atau kesalahan selama pelaksanaan kegiatan," pungkasnya. (Rhm)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA