Triwulan II 2026, Ombudsman Jambi Peringkat 3 Nasional

Sabtu, 08 Agustus 2026 - 13:31:08 WIB - Dibaca: 73 kali

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi Saiful Roswandi. Ombudsman Jambi mencatat capaian penyelesaian 211 laporan atau 95,5 persen dari target tahunan hingga triwulan II 2026 dan menempati peringkat ketiga nasional.
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi Saiful Roswandi. Ombudsman Jambi mencatat capaian penyelesaian 211 laporan atau 95,5 persen dari target tahunan hingga triwulan II 2026 dan menempati peringkat ketiga nasional. (David )

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi mencatat kinerja positif dalam penyelesaian laporan masyarakat sepanjang semester pertama 2026. Hingga akhir triwulan II, Ombudsman Jambi telah menyelesaikan 211 laporan atau mencapai 95,5 persen dari target penyelesaian laporan sepanjang tahun 2026.

Capaian tersebut menempatkan Ombudsman Jambi di peringkat ketiga secara nasional dalam penyelesaian laporan masyarakat secara kumulatif hingga triwulan II.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Jambi, Saiful Roswandi, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari upaya jajaran Ombudsman Jambi yang sejak awal tahun terus mendorong percepatan penyelesaian laporan masyarakat.

“Dari awal tahun kita mendorong penyelesaian laporan dan di triwulan II target tahunan kita sudah hampir tercapai,” kata Saiful, Jumat (7/8/2026).

Pada 2026, Ombudsman Jambi ditargetkan menyelesaikan sebanyak 222 laporan. Hingga akhir Juni, sebanyak 211 laporan telah berhasil diselesaikan atau setara dengan 95,5 persen dari target tahunan.

Menurut Saiful, capaian tersebut menjadi semakin positif karena pada awal 2026 terjadi peningkatan jumlah laporan yang masuk. Meski beban laporan bertambah, Ombudsman Jambi mampu menjaga keseimbangan antara jumlah laporan yang diterima dengan laporan yang berhasil ditangani dan diselesaikan.

“Memang ada peningkatan jumlah laporan di awal tahun 2026 ini secara signifikan. Namun, peningkatan laporan masuk tersebut dapat kita imbangi dengan penyelesaian laporan,” ujarnya.

Sementara itu, khusus pada periode triwulan II atau April hingga Juni 2026, Ombudsman Jambi menerima sebanyak 153 laporan dari masyarakat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 laporan masuk sebagai Laporan Masyarakat (LM) yang kemudian diproses hingga tahap pemeriksaan. Selain itu, terdapat 52 laporan konsultatif, 32 laporan berupa tembusan, serta satu laporan yang berasal dari Inisiatif Atas Prakarsa Sendiri (IAPS).

Dari laporan yang ditangani selama triwulan II, persoalan maladministrasi yang paling banyak ditemukan berkaitan dengan dugaan tidak memberikan pelayanan, yakni sebanyak 21 laporan.

Selanjutnya, terdapat 16 laporan terkait penyimpangan prosedur dan lima laporan mengenai penundaan berlarut dalam pemberian pelayanan publik.

Data tersebut menunjukkan bahwa persoalan kualitas pelayanan publik masih menjadi salah satu perhatian utama masyarakat. Ombudsman Jambi terus mendorong penyelenggara pelayanan publik agar memberikan pelayanan sesuai ketentuan, cepat, transparan, dan tidak merugikan masyarakat.

Saiful mengapresiasi kerja seluruh jajaran Ombudsman Jambi yang dinilai telah berupaya maksimal dalam mengejar target penyelesaian laporan. Menurutnya, percepatan penyelesaian laporan bukan sekadar mengejar capaian kinerja, tetapi juga bagian dari upaya memastikan masyarakat memperoleh kembali haknya atas pelayanan publik yang semestinya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Tim Penerimaan dan Verifikasi Laporan, Pemeriksa, dan Pencegahan Maladministrasi, yang telah bahu membahu memberikan pelayanan terbaik membantu masyarakat dalam menyelesaikan maladministrasi,” tutup Saiful.

Dengan capaian 211 laporan yang telah diselesaikan hingga triwulan II, Ombudsman Jambi hanya menyisakan 11 laporan dari target tahunan sebanyak 222 laporan. Capaian tersebut sekaligus menjadi modal bagi Ombudsman Jambi untuk mempertahankan kinerja penyelesaian laporan hingga akhir 2026. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA