Gubernur Al Haris Sambut Evaluasi SAKIP 2025, Dorong Pemerintahan Akuntabel dan Pelayanan Publik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:20:12 WIB - Dibaca: 40 kali

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, membuka evaluasi SAKIP di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (30/7/2026).
Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, membuka evaluasi SAKIP di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (30/7/2026). (david)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, mendorong seluruh perangkat daerah meningkatkan akuntabilitas dan kinerja pemerintahan dalam Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Provinsi Jambi Tahun 2025 oleh Kementerian PAN-RB.

Hal itu disampaikan Al Haris saat membuka evaluasi SAKIP di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (30/7/2026).

Al Haris menegaskan, evaluasi SAKIP menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Dalam SAKIP hanya ada dua pilihan, meningkat dan menjadi pemenang, atau menurun dan mengalami degradasi. Kita tidak boleh lengah,” tegasnya.

Menurut Al Haris, kelengkapan dokumen perencanaan saja tidak cukup. Data dan dokumen tersebut harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengukur serta memperbaiki kinerja perangkat daerah.

Ia mengapresiasi kinerja seluruh perangkat daerah yang berhasil meningkatkan nilai akuntabilitas kinerja secara konsisten. Nilai AKIP Provinsi Jambi tercatat meningkat dari 64,08 pada 2021 menjadi 66,38 pada 2022, 67,21 pada 2023, 68,42 pada 2024, dan 69,49 pada 2025.

Namun, Al Haris mengingatkan kenaikan nilai tersebut mulai melambat sehingga pengawalan program prioritas dan pemanfaatan data dalam pengambilan kebijakan perlu diperkuat.

“Keberhasilan AKIP tidak hanya dilihat dari angka evaluasi, tetapi sejauh mana manajemen kinerja memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta setiap program dan kegiatan dirancang tepat sasaran, memiliki indikator kinerja yang jelas serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

Al Haris juga menekankan pentingnya koordinasi antarperangkat daerah dan menghilangkan ego sektoral agar program pembangunan dapat saling mendukung.

Sementara itu, Plt. Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan III Kementerian PAN-RB RI, Mita Hermawan, SH., MH, mengatakan Provinsi Jambi tahun ini menjadi salah satu wilayah binaan ASDEB Wilayah 3, setelah sebelumnya berada di bawah binaan Wilayah 1.

Evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan implementasi akuntabilitas kinerja sekaligus mengawal pencapaian tujuan, sasaran dan program prioritas pembangunan Provinsi Jambi.

Ruang lingkup evaluasi mencakup perencanaan tingkat provinsi hingga perangkat daerah, keselarasan dokumen perencanaan mulai RPJMD hingga perjanjian kinerja, target individu serta mekanisme pemantauan dan evaluasi kinerja.

Tim evaluator dari Kementerian PAN-RB juga akan mengambil sampel sekitar 20 perangkat daerah untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.

Mita berharap evaluasi tersebut menghasilkan rekomendasi yang dapat diterapkan untuk memperbaiki implementasi SAKIP di Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan itu, Al Haris juga berharap hasil evaluasi Kementerian PAN-RB menjadi masukan konstruktif untuk memperbaiki perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pelaporan kinerja secara berkelanjutan.

Dengan demikian, evaluasi SAKIP tidak sekadar menjadi kegiatan administratif tahunan, tetapi mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik bagi masyarakat Jambi. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA