JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi terus memperkuat peran generasi muda sebagai motor penggerak pembangunan daerah melalui program Rejuvenasi Gerakan Organisasi Kepemudaan. Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., saat membuka kegiatan bertajuk “Mengembalikan Khittah Perjuangan dalam Menghadapi Tantangan Masa Depan pada Dunia Industri, Teknologi dan Adaptasi Dunia Kerja” yang berlangsung di Swiss-Belhotel Jambi, Jumat (10/04/2026).
Kegiatan yang diikuti ratusan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan itu menjadi wadah konsolidasi sekaligus refleksi bersama dalam menghadapi perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat, terutama di bidang teknologi, industri, dan ketenagakerjaan.
Dalam sambutannya, Sekda Sudirman menegaskan bahwa rejuvenasi organisasi kepemudaan tidak boleh dimaknai sebatas pergantian kepengurusan atau pembaruan administrasi semata. Lebih dari itu, rejuvenasi harus menjadi momentum regenerasi kepemimpinan, revitalisasi program kerja, dan penguatan kembali nilai-nilai perjuangan yang menjadi fondasi organisasi.
“Organisasi kepemudaan harus terus diperkuat agar tetap relevan, adaptif, dan mampu menjawab tantangan masa depan. Pemuda membutuhkan ruang tumbuh yang sehat untuk mengembangkan kapasitas, kepemimpinan, dan kreativitasnya,” ujar Sudirman.
Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, semangat pengabdian, dan kepedulian sosial yang tinggi.
Sudirman menjelaskan, perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah mengubah pola kehidupan masyarakat, termasuk dunia kerja dan struktur ekonomi global. Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), otomasi industri, digitalisasi layanan, hingga transformasi teknologi telah menciptakan tantangan sekaligus peluang baru bagi generasi muda.
Karena itu, ia menekankan bahwa pemuda saat ini tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal. Mereka juga harus membekali diri dengan berbagai keterampilan masa depan seperti literasi digital, kemampuan komunikasi, kolaborasi, kreativitas, berpikir kritis, serta kemampuan memecahkan masalah.
“Era sekarang menuntut pemuda untuk terus belajar dan beradaptasi. Mereka yang mampu menguasai teknologi dan meningkatkan kompetensi akan menjadi pemenang dalam persaingan global,” katanya.
Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa organisasi kepemudaan harus mampu bertransformasi menjadi pusat pembelajaran nonformal, ruang pengembangan kapasitas, serta laboratorium kepemimpinan yang melahirkan kader-kader unggul.
Menurutnya, mengembalikan khittah perjuangan organisasi berarti menghidupkan kembali semangat pengabdian kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai gotong royong, solidaritas, nasionalisme, serta integritas dalam setiap langkah perjuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sudirman juga memaparkan capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) metode baru tahun 2024 yang dirilis Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Desember 2025. Secara nasional, IPP Indonesia tercatat sebesar 62,88, sementara Provinsi Jambi berhasil mencapai angka 62,96 atau berada di atas rata-rata nasional.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas pembangunan pemuda di Provinsi Jambi terus mengalami perkembangan positif. Namun demikian, seluruh pihak tidak boleh berpuas diri dan harus terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia muda agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Program Pro-Jambi Tangguh terus menghadirkan berbagai program pemberdayaan pemuda. Di antaranya Program Life Skill Milenial dan Gen Z Siap Kerja, bantuan modal usaha bagi UMKM, pengembangan industri rumah tangga, hingga dukungan bagi start up milenial yang sedang berkembang.
Program-program tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang mandiri, inovatif, dan memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan dunia kerja modern.
Di akhir sambutannya, Sudirman berharap forum rejuvenasi ini tidak berhenti pada diskusi dan wacana semata, tetapi mampu melahirkan rekomendasi konkret serta langkah strategis yang berkelanjutan demi kemajuan organisasi kepemudaan dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi ruang strategis untuk membangkitkan kembali semangat juang, solidaritas, dan pemikiran progresif generasi muda Jambi.
Menurut Hafiz, tantangan yang dihadapi pemuda saat ini semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian ekonomi global, perubahan struktur lapangan kerja, hingga meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja yang berdampak sampai ke daerah.
Ia menegaskan bahwa generasi muda harus mampu menjadi bagian dari solusi dengan terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
“Pemuda harus adaptif dan progresif. Kuasai teknologi, tingkatkan kompetensi, miliki jiwa kewirausahaan, dan tetap menjaga akhlak. Dengan begitu kita tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menjadi motor perubahan bagi daerah dan bangsa,” tegas Hafiz.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, Novriadi, mengatakan bahwa kegiatan Rejuvenasi Gerakan Organisasi Kepemudaan Tahun 2026 dirancang sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan organisasi pemuda di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 organisasi kepemudaan dengan jumlah peserta lebih dari 200 orang dari berbagai latar belakang organisasi dan komunitas.
“Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat kebangkitan gerakan pemuda di Provinsi Jambi masih sangat kuat. Ini menjadi modal penting untuk membangun organisasi kepemudaan yang lebih solid, adaptif, inovatif, dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan industri serta perkembangan teknologi di masa depan,” ujar Novriadi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, inovasi, dan kolaborasi yang mampu memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan serta penggerak utama pembangunan Provinsi Jambi menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing. (DVD)
Al Haris Gaspol UMKM Jambi, 10 MoU BUMN Diborong untuk Buka Akses Pasar
Sekda Sudirman Ajak Pemuda Jambi Kuasai AI dan Teknologi, Siap Hadapi Dunia Kerja Masa Depan
Wagub Sani: APPSI Jambi Pilar Penguat Ekonomi Rakyat dan Pasar Berdaya Saing
Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh: Program Pertanian di Jambi Harus Nyata, Bukan Sekadar Wac
Gubernur Al Haris: Program MBG Gerakkan Ekonomi Daerah, Rp7,2 Miliar Berputar Setiap Hari di Jambi
Gubernur Al Haris Tunjukkan Empati untuk Korban Banjir Sarolangun dan Merangin
Gubernur Al Haris Dorong Pengusaha Muda Jambi Tampil di Tingkat Nasional pada Munas HIPMI ke-18