Dekat dengan Warga, Bupati Syukur Jemput Aspirasi Lewat Subuh Keliling

Jumat, 05 Juni 2026 - 09:38:11 WIB - Dibaca: 267 kali

Bupati Merangin M. Syukur menyerahkan bantuan sembako kepada warga usai kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Assa'adah, Lingkungan Pulau Kemang, Kelurahan Dusun Bangko, Jumat (5/6/2026).
Bupati Merangin M. Syukur menyerahkan bantuan sembako kepada warga usai kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Assa'adah, Lingkungan Pulau Kemang, Kelurahan Dusun Bangko, Jumat (5/6/2026). (Diskominfo Merangin)

JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN – Program Subuh Keliling (Subling) yang digagas Pemerintah Kabupaten Merangin kembali menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Kali ini, Bupati Merangin M. Syukur melaksanakan kegiatan Subling di Masjid Assa'adah, Lingkungan Pulau Kemang, Kelurahan Dusun Bangko, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan salat subuh berjamaah dan silaturahmi bersama warga, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Seusai ibadah, Bupati bersama Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup meninjau sejumlah titik jalan yang dilaporkan warga dalam kondisi kritis dan rawan longsor.

Peninjauan dilakukan sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat terkait infrastruktur yang berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.

Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menegaskan bahwa program Subling merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga.

"Kunjungan ini tentu tidak hanya sekadar salat subuh berjamaah, tetapi dalam rangka mendekatkan diri terus bersama masyarakat. Melalui diskusi dan dialog ini, kami menerima masukan langsung dari masyarakat sebagai landasan dalam menjalankan roda pemerintahan," ujar M. Syukur.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyosialisasikan sejumlah program unggulan daerah yang dapat dimanfaatkan masyarakat desa dan kelurahan, salah satunya program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Merangin. Ia meminta para orang tua segera mengusulkan anak-anak yang memenuhi persyaratan agar dapat memperoleh bantuan pendidikan tersebut.

Selain pendidikan, sektor kesehatan turut menjadi perhatian. Pemkab Merangin telah mengalokasikan anggaran hampir Rp18 miliar untuk program jaminan kesehatan masyarakat dengan tingkat kepesertaan yang telah mencapai 94 persen.

Meski demikian, Bupati mengaku masih menerima laporan adanya warga kurang mampu yang mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan karena belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan.

Untuk itu, ia meminta aparat kelurahan lebih aktif mendata dan membantu masyarakat yang berhak mendapatkan perlindungan kesehatan.

"Saya minta tolong kepada pihak kelurahan, betul-betul dikejar masyarakat kita yang secara kehidupan hari-harinya tidak mampu. Segera koordinasikan dengan Dinas Sosial supaya didorong untuk didaftarkan. Kita tidak mendoakan ada yang sakit, tapi ketika musibah itu datang, kita sudah siap," tegasnya.

Kabar baik lainnya, lanjut Bupati, fasilitas kesehatan di RSUD Merangin terus ditingkatkan. Rumah sakit tersebut kini telah dilengkapi berbagai peralatan medis modern, mulai dari alat penanganan jantung, CT Scan yang segera beroperasi penuh, hingga fasilitas cuci darah (hemodialisis) yang didukung tenaga dokter spesialis.

Dengan peningkatan layanan tersebut, masyarakat Merangin yang membutuhkan penanganan medis lanjutan tidak perlu lagi dirujuk ke daerah lain seperti Muara Bungo, Jambi maupun Padang.

Kegiatan Subling di Masjid Assa'adah juga diisi dengan penyaluran santunan kepada masyarakat. Acara tersebut dihadiri sejumlah kepala OPD, Ketua Lingkungan Pulau Kemang Armadiansyah, serta ratusan warga yang memadati masjid sejak waktu subuh. (Sab)





BERITA BERIKUTNYA