Remaja 12 Tahun Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 20 April 2026 - 13:26:04 WIB - Dibaca: 74 kali

Tim gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Batanghari hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Tim gabungan melakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Batanghari hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (David)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Peristiwa duka menyelimuti warga Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Tebo Ulu, Kabupaten Tebo. Seorang remaja berusia 12 tahun berinisial ABW yang dilaporkan tenggelam di Sungai Batanghari pada Sabtu, 18 April 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa tragis ini bermula saat korban bersama lima orang temannya mandi dan bermain di tepian sungai sekitar pukul 15.20 WIB. Saat itu, mereka bermain perosotan di pinggir Sungai Batanghari. Namun, suasana yang awalnya penuh keceriaan berubah menjadi kepanikan ketika korban tiba-tiba tidak muncul ke permukaan.
Teman-teman korban yang menyadari kejadian tersebut langsung melaporkan kepada warga sekitar. Dugaan awal, korban terseret arus sungai yang cukup deras di lokasi kejadian.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo, Joko Ardiawan, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Sabtu siang sekitar pukul 14.20 WIB. Mendapatkan informasi itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tebo segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menurunkan tim ke lokasi dan berkoordinasi dengan Basarnas Kabupaten Bungo untuk melakukan upaya pencarian korban,” ujar Joko saat ditemui di kantornya, Senin (20/4/2026).
Proses pencarian berlangsung intensif selama dua hari, melibatkan tim gabungan serta bantuan masyarakat setempat. Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran sungai dan area sekitar lokasi korban terakhir terlihat.
Setelah upaya tanpa henti, korban akhirnya ditemukan pada Senin dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Jasad korban ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal diduga tenggelam.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung kami evakuasi serta diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ungkap Joko.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama di wilayah dengan arus yang berpotensi membahayakan. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA