Warga Rantau Panjang Keluhkan Dirobohkannya Pos Persinggahan di Depan SMPN 2 Merangin

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:29:21 WIB - Dibaca: 1500 kali

Pos lama waktu masih aktif
Pos lama waktu masih aktif (Lil)

JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Warga Kelurahan Mampun, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, mengeluhkan kondisi pos persinggahan di depan SMP Negeri 2 Merangin yang kini telah dirobohkan. Padahal, bangunan sederhana tersebut selama ini banyak dimanfaatkan warga maupun penumpang lintas untuk beristirahat dan menunggu keluarga dari luar daerah.

Menurut warga Rantau Panjang, keberadaan pos itu sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang hendak bepergian ke arah Bangko atau Bungo. Kini setelah bangunan itu dirobohkan, warga mengaku kesulitan mencari tempat berteduh atau sekadar duduk menunggu kendaraan.

“Wah, pos persinggahan itu besar sekali manfaatnya untuk nunggu keluarga. Sekarang gak ada lagi, jadi bingung mau duduk di mana,” ujar salah satu warga Rantau Panjang kepada wartawan, Kamis (16/10/2025).

Menanggapi hal tersebut, Lurah Mampun, Sapuan, membenarkan bahwa pos persinggahan memang sengaja dirobohkan. Menurutnya, langkah itu merupakan hasil kesepakatan bersama pihak kelurahan dan sekolah, dengan pertimbangan keselamatan siswa.

“Pos itu memang sudah rusak parah. Kita sepakat untuk merobohkannya supaya tidak membahayakan anak-anak sekolah. Dalam waktu dekat akan kita bangun kembali,” jelas Sapuan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Merangin juga menyampaikan bahwa keberadaan pos tersebut sempat menimbulkan masalah kebersihan di sekitar sekolah.

“Kami setuju dirubuhkan karena banyak kotoran berserakan dan menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu, lokasi pos juga sering jadi tempat nongkrong yang tidak teratur,” ungkap kepala sekolah.

Warga berharap, setelah dilakukan pembongkaran, pihak kelurahan dan sekolah segera merealisasikan pembangunan pos baru yang lebih layak dan nyaman untuk masyarakat sekitar. (Lil)

 

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #BupatiMerangin





BERITA BERIKUTNYA