Jambi - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Supriono terdakwa kasus korupsi suap pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018, kurungan 7 tahun penjara dikurangi masa tahanan dan denda Rp 400 juta, dengan subsider 4 bulan penjara.
"Supriono didakwa dengan Pasal 12 huruf a UU No 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Pemberantasan korupsi, sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001, jo Pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP," kata Jaksa KPK.
Dalam kasus ini, tiga terdakwa lainnya telah dijatuhi vonis dan ketiganya tengah mengajukan banding di Pengadilan Tinggi Jambi.
Ketiganya yakni mantan Plt Sekda Provinsi Jambi, Erwan Malik, Mantan Plt Kadis PUPR, Arpan, dan Asistens III, Saifuddin.
Erwan Malik sendiri dalam kasus ini di Vonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 Juta, Sedangkan Arfan dan Saifuddin masing-masing di Vonis selama 3 tahun dan 6 bulan penjara dengan denda Rp 100 juta. (***)
PT TPIL Tunggak Pembayaran TBS Petani Plasma Rp1,2 Miliar, Wacana Putus Kemitraan Muncul
Kemarau Panjang Bikin Sumur Warga Kering, Sekali Beli Air Harus Rogoh Rp70 Ribu
DPRD Kota Jambi Soroti Dugaan Plagiasi Naskah Akademik Ranperda hingga 60 Persen
Pembelajaran Bahasa Arab di Era Digital Tak Cukup Cuma Nahwu dan Sharaf
Sampah ke TPA Talang Gulo Masih 400 Ton per Hari, Pemilahan dari Rumah Jadi Tantangan
ISPU Jambi Tembus 389, Kabut Asap Mulai Menekan Warga yang Tetap Bekerja
Jaksa KPK Tolak Permohonan JC Supriono, JPU: Bukan Pelaku Utama