JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Talang Gulo, Kota Jambi, masih tergolong tinggi. Setiap harinya, sekitar 450 hingga 500 ton sampah diangkut menuju lokasi tersebut.
Angka tersebut belum menunjukkan perubahan signifikan meski program Operasi Penanganan dan Pengelolaan Berbasis Masyarakat (OPBM) telah berjalan selama beberapa bulan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Mahruzar, mengatakan volume sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo saat ini relatif sama seperti sebelum program OPBM diterapkan.
“Pelaksanaan OPBM yang berjalan, sampah yang masuk ke TPA sama sebelum OPBM berlaku,” ujar Mahruzar, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Mahruzar, kondisi tersebut juga menunjukkan bahwa pelaksanaan OPBM sejauh ini belum memberikan perubahan berarti terhadap pola pembuangan sampah masyarakat.
Artinya, tidak terlihat adanya peningkatan signifikan sampah yang beralih ke lokasi-lokasi pembuangan ilegal di luar pemantauan petugas.
Tingginya volume sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo tidak terlepas dari jumlah penduduk Kota Jambi yang mencapai sekitar 650 ribu jiwa. Aktivitas rumah tangga maupun berbagai kegiatan masyarakat setiap hari menghasilkan sampah dalam jumlah besar yang kemudian harus diangkut dan dikelola.
Mahruzar menyebutkan, sampah yang masuk ke TPA Talang Gulo juga didominasi sampah organik. Sampah tersebut sebagian besar berasal dari aktivitas rumah tangga dan berbagai kegiatan masyarakat.
Di tengah tingginya volume sampah tersebut, DLH Kota Jambi terus melakukan pemantauan terhadap kondisi persampahan di sejumlah wilayah. Program OPBM juga tetap dijalankan untuk memperkuat pengelolaan sampah dengan melibatkan masyarakat sejak dari lingkungan permukiman.
Pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi persoalan persampahan, terutama untuk mencegah munculnya titik-titik pembuangan ilegal sekaligus mengurangi beban sampah yang berakhir di TPA.
Dengan volume yang mencapai hampir 500 ton setiap hari, pengelolaan sampah dari sumbernya menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Jambi. Upaya pengurangan sampah tidak hanya bergantung pada kapasitas TPA, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam memilah, mengurangi dan membuang sampah pada tempat yang semestinya. (DVD)
Volume Sampah TPA Talang Gulo Masih 500 Ton per Hari, OPBM Belum Beri Perubahan Signifikan
Sekolah di Kota Jambi Kembali PJJ Mulai 28 September, Udara Masih Sangat Tidak Sehat
Status Siaga Darurat Karhutla Tebo Berakhir 30 September, Bakal Dievaluasi
BMKG Ungkap Kapan Kemarau Jambi Berakhir, Hujan Mulai Datang Bertahap
Porprov Jambi 2026 Resmi Ditunda, Anggaran Daerah Jadi Kendala
Tersandung Indisipliner, Dua ASN DLH-Hub Tebo Terancam Dipecat
Khalis Mustiko Buka Muscam VI, Sunyoto dan H. Sabli Kembali Nahkodai Golkar