JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – DPRD Kota Jambi meminta Pemkot Jambi menambah anggaran sebesar Rp100 juta untuk setiap kecamatan. Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat sarana dan prasarana pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Rekomendasi itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Jambi dengan agenda Laporan Hasil Kerja Badan Anggaran DPRD terhadap Nota Pengantar dan Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Jambi Tahun Anggaran 2026, Senin malam (14/9/2026).
Laporan hasil kerja Badan Anggaran dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Jambi, Feny Nivertity.
Dalam rekomendasinya, DPRD meminta Pemkot mengalokasikan tambahan Rp100 juta bagi masing-masing kecamatan untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana pelayanan publik.
Juru Bicara Fraksi PKS DPRD Kota Jambi, Zayadi, dalam penyampaian stemmotivering turut menekankan pentingnya tambahan anggaran tersebut.
Menurutnya, dukungan anggaran di tingkat kecamatan diperlukan agar fasilitas pelayanan publik dapat ditingkatkan dan masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih optimal.
Wali Kota Jambi dr. Maulana menyatakan Pemkot sejalan dengan usulan DPRD tersebut.
Menurut Maulana, kecamatan merupakan ujung tombak pemerintah dalam menjalankan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kecamatan ini merupakan ujung tombak pelaksanaan program. Ada OPBM dan program lainnya yang pelaksanaannya juga membutuhkan dukungan,” ujar Maulana.
Selain pelayanan publik, tambahan anggaran tersebut juga dinilai dapat mendukung berbagai kegiatan di tingkat kecamatan, termasuk persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kota Jambi.
“Termasuk persiapan MTQ dan pengiriman kafilah,” kata Maulana.
Dengan tambahan anggaran tersebut, kecamatan diharapkan memiliki dukungan sarana dan prasarana yang lebih memadai dalam menjalankan pelayanan publik serta berbagai program pemerintah daerah di tengah masyarakat. (DVD)
Khalis Mustiko Bakar Semangat Kader Golkar Muara Tabir: Kompak dan Menang Bersama!
Volume Sampah TPA Talang Gulo Masih 500 Ton per Hari, OPBM Belum Beri Perubahan Signifikan
Sekolah di Kota Jambi Kembali PJJ Mulai 28 September, Udara Masih Sangat Tidak Sehat
Status Siaga Darurat Karhutla Tebo Berakhir 30 September, Bakal Dievaluasi
BMKG Ungkap Kapan Kemarau Jambi Berakhir, Hujan Mulai Datang Bertahap
Porprov Jambi 2026 Resmi Ditunda, Anggaran Daerah Jadi Kendala
Belajar dari Kebakaran Tanjung Raden, Pemkot Jambi Percepat Pembangunan Pos Damkar Pelayangan