Sawit Pak Sukir di Bungo Tumbuh Bongsor, Begini Rahasia Perawatannya

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:06:07 WIB - Dibaca: 101 kali

Pak Sukir saat memanen buah kelapa sawit di kebunnya di kawasan Tirta Mulya, Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo. Foto: Saudi
Pak Sukir saat memanen buah kelapa sawit di kebunnya di kawasan Tirta Mulya, Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo. Foto: Saudi ()

JAMBIPRIMA.COM, BUNGO - Tanaman kelapa sawit milik Pak Sukir, warga Tirta Mulya, Kuamang Kuning, Kabupaten Bungo, tumbuh bongsor dan subur. Perawatan maksimal sejak awal menjadi salah satu kunci tanaman sawit tersebut mampu tumbuh optimal dan menghasilkan secara maksimal.

Saat dihubungi Jambiprima.com, Minggu (16/8/2026), Sukir mengatakan perawatan kebun dilakukan dengan mengacu pada standar PPKS Medan. Tahapan perawatan dimulai sejak penanaman, pemupukan, kastrasi hingga pemeliharaan piringan.

"Mulai dari penanaman, pemupukan, kastrasi sampai piringan, semuanya harus diperhatikan. Kalau perawatannya maksimal, pertumbuhan sawit juga bagus," kata Sukir.

Ia menjelaskan, kastrasi dilakukan sebagai bagian dari perawatan tanaman pada fase awal. Menurutnya, tahapan tersebut penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih optimal sebelum memasuki fase produksi.

"Kastrasi itu juga penting, jangan sampai dilewatkan. Kita fokuskan dulu pertumbuhan vegetatif tanaman supaya sawit bisa berkembang dengan baik," ujarnya.

Sementara untuk pemupukan, Sukir menerapkan pola berbeda sesuai usia tanaman. Selama tiga tahun pertama, ia menggunakan pupuk tunggal.

"Untuk pemupukan, tiga tahun pertama saya pakai pupuk tunggal. Setelah itu baru menggunakan pupuk majemuk," jelasnya.

Menurut Sukir, penggunaan pupuk majemuk setelah tiga tahun juga mempertimbangkan luas lahan yang dikelolanya. Kebun sawit tersebut memiliki luas sekitar 6 hektare.

"Karena lahannya sekitar 6 hektare, setelah tiga tahun kita pakai pupuk majemuk supaya tidak terlalu berat dalam pengelolaannya," katanya. (Sab)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA