Cegah Karhutla, Babinsa Koramil Pulau Temiang Ingatkan Warga Tebo Tak Bakar Lahan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:57:23 WIB - Dibaca: 103 kali

Babinsa Koramil 416-04/Pulau Temiang, Serma Pendri, memberikan edukasi kepada warga Desa Sekutur Jaya, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Minggu (16/8/2026). Foto: Subahan
Babinsa Koramil 416-04/Pulau Temiang, Serma Pendri, memberikan edukasi kepada warga Desa Sekutur Jaya, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Minggu (16/8/2026). Foto: Subahan ()

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Babinsa Koramil 416-04/Pulau Temiang, Serma Pendri, mengingatkan masyarakat di Desa Sekutur Jaya, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Imbauan tersebut disampaikan Serma Pendri saat melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga di desa tersebut, Minggu (16/8/2026). Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dalam Komsos tersebut, Serma Pendri memberikan edukasi kepada warga mengenai dampak dan bahaya Karhutla. Menurutnya, kebakaran lahan tidak hanya dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap lingkungan.

Ia meminta warga tidak mengambil risiko dengan menggunakan api saat membersihkan lahan. Terlebih, kondisi lahan dan cuaca yang kering dapat membuat api lebih mudah menyebar dan sulit dikendalikan.

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membersihkan kebun atau lahan dengan cara dibakar. Jangan mengambil risiko, karena api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan,” kata Serma Pendri.

Selain itu, Serma Pendri mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal maupun lahan perkebunan. Warga juga diminta segera melaporkan kepada aparat terkait apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Menurut Serma Pendri, keterlibatan masyarakat diperlukan dalam upaya pencegahan Karhutla. Sinergi antara TNI, pemerintah desa dan warga diharapkan dapat memperkuat kewaspadaan sehingga potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

Melalui kegiatan Komsos tersebut, Babinsa Koramil 416-04/Pulau Temiang juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan Karhutla.

“Peduli terhadap lingkungan berarti juga menjaga keselamatan dan kepentingan masyarakat. Mari bersama-sama mencegah Karhutla dengan tidak membakar lahan dan segera melaporkan jika menemukan adanya titik api,” pungkasnya. (San)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA