Sapi 836 Kilogram Asal Jambi Jadi Kurban Presiden Prabowo

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:27:56 WIB - Dibaca: 186 kali

Wali Kota Jambi, Maulana, bersama peternak menunjukkan sapi jenis Brahman bernama Kucai dengan bobot 836 kilogram yang terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk Hari Raya Iduladha 2026 di Kota Jambi.
Wali Kota Jambi, Maulana, bersama peternak menunjukkan sapi jenis Brahman bernama Kucai dengan bobot 836 kilogram yang terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk Hari Raya Iduladha 2026 di Kota Jambi. (David )

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Seekor sapi jenis Brahman dengan bobot mencapai 836 kilogram milik peternak di Kota Jambi terpilih menjadi hewan kurban Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Hari Raya Iduladha 2026.

Sapi bernama Kucai tersebut dipelihara oleh pasangan suami istri peternak di RT 10, Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Terpilihnya sapi tersebut menjadi hewan kurban Presiden RI menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga peternak.

Pemilik sapi, Ida, mengaku sangat bahagia dan tidak menyangka sapi peliharaannya dipilih sebagai hewan kurban Presiden tahun ini. Menurutnya, Kucai telah dipelihara dengan penuh perhatian sejak masih kecil hingga tumbuh menjadi sapi dengan ukuran besar dan kondisi kesehatan yang sangat baik.

“Kami tentu merasa bangga karena sapi kami dipercaya menjadi hewan kurban Presiden RI,” ujarnya.

Kucai diketahui berusia sekitar tujuh tahun dan merupakan sapi hasil inseminasi buatan atau kawin suntik. Selama dipelihara, sapi tersebut mendapatkan perawatan intensif agar tetap sehat dan memiliki kualitas terbaik.

Untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap prima, Kucai rutin diberikan pakan berupa rumput segar dan ampas kedelai setiap hari. Perawatan yang baik membuat postur tubuh sapi terlihat besar, sehat, dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan kebutuhan hewan kurban di Kota Jambi terus mengalami peningkatan setiap tahun. Karena itu, Pemerintah Kota Jambi berkomitmen memastikan seluruh hewan kurban yang masuk ke daerah tersebut dalam kondisi sehat dan layak untuk dipotong.

“Peningkatan kebutuhan akan hewan kurban ini harus kita imbangi dengan kepastian bahwa hewan yang dipotong benar-benar memenuhi standar kesehatan,” kata Maulana.

Ia juga meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi untuk menyiapkan hotline atau layanan pengaduan bagi peternak maupun masyarakat. Layanan tersebut nantinya dapat digunakan untuk melaporkan jika ditemukan kondisi hewan kurban yang mencurigakan atau diduga tidak sehat.

Menurut Maulana, langkah tersebut penting dilakukan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat menjelang pelaksanaan Iduladha.

Ia mengungkapkan, sapi bantuan Presiden RI tersebut rencananya akan disembelih di Masjid Baitul Mustofa yang berada di kawasan Perumahan Rumah Kito, Kota Jambi.

Selain bantuan hewan kurban dari Presiden RI, Pemerintah Kota Jambi juga kembali melaksanakan pemotongan hewan kurban yang berasal dari partisipasi ASN dan keluarga besar pemerintah kota. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat, masjid, pegawai harian lepas, warga kurang mampu, hingga sejumlah lembaga sosial di Kota Jambi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Evridal Asri, menjelaskan bahwa pemeriksaan kesehatan hewan kurban telah dilakukan secara rutin sejak 12 hingga 14 Mei 2026.

Menurutnya, kebutuhan hewan kurban di Kota Jambi tahun ini mengalami peningkatan sekitar 0,5 persen menjadi sebanyak 4.534 ekor. Hingga saat ini, sekitar 80 persen hewan kurban telah masuk ke Kota Jambi dan diperkirakan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi menjelang Hari Raya Iduladha.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan surat keterangan kesehatan hewan oleh Wali Kota Jambi, penyerahan surat kesehatan hewan kepada peternak, serta penyerahan alat pemeriksaan kesehatan secara simbolis kepada para petugas. (DVD)





BERITA BERIKUTNYA