JAMBIPRIMA.COM, BUNGO – Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bungo. Kali ini, musibah memilukan menimpa sebuah rumah warga di Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 12.10 WIB.
Dalam peristiwa tersebut, dua anak pemilik rumah dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor dan reruntuhan bangunan rumah. Kedua korban diketahui bernama Arya (10) dan Repita (4).
Sementara itu, ibu korban, Suryani (35), berhasil diselamatkan meski sempat tertimbun hingga bagian kaki. Korban kemudian dievakuasi tim gabungan dan dilarikan ke RS Muara Bungo karena mengalami luka berat pada bagian kaki.
Wakapolres Bungo, Aswindo, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena material longsor bercampur dengan puing bangunan rumah yang roboh.
“Evakuasi korban menggunakan alat berat dari Dinas PU dan BPBD Bungo bersama tim SAR gabungan serta warga sekitar. Korban pertama atas nama Suryani berhasil diselamatkan lebih dulu karena hanya bagian kaki yang tertimbun,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Setelah Suryani dibawa ke rumah sakit, tim gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap dua korban lainnya menggunakan alat berat. Material longsor yang menumpuk membuat proses pencarian memakan waktu cukup lama.
“Setelah beberapa jam pencarian, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara ayah korban saat kejadian sedang berada di luar rumah,” tambahnya.
Selain menyebabkan korban jiwa, longsor tersebut juga menghancurkan seluruh bangunan rumah beserta isi di dalamnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di tengah cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah Kabupaten Bungo dan sekitarnya.
“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan ini. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena kondisi cuaca saat ini tidak menentu,” tutupnya. (Sab)
MAN 2 Bungo Latih Siswa Ikuti Lomba Baca Puisi Tingkat Asia Tenggara
Harga Karet Bungo Bangkit, Petani Kembali Bergairah Saat Getah Tembus Rp18.500 per Kilogram
Komplotan Perampok Bermodus Travel Gasak Rp35,5 Juta Milik Lansia di Bungo, Dua Pelaku Dibekuk
Fantastis, Perdamaian Rp80 Juta Akhiri Kasus Penikaman di Tempat Hiburan Malam
Camat Pelepat Ilir Perkuat Pembinaan Wilayah Lewat Silaturahmi ke Dusun Lingga Kuamang
Harga Emas Antam Naik per 18 Mei 2026, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,77 Juta
90 Rumah di Tabir Ilir Terendam Banjir, Jalan Lingkungan Lumpuh Terendam Air hingga Satu Meter