Investasi Kota Jambi Melonjak 25%, Awal 2026 Tembus Rp399 Miliar

Selasa, 28 April 2026 - 21:15:45 WIB - Dibaca: 142 kali

Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar.
Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI — Kinerja investasi di Kota Jambi pada kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan tren yang semakin menggembirakan. Pemerintah Kota Jambi mencatat realisasi investasi mencapai Rp399 miliar, atau meningkat sekitar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka Rp311 miliar.

Kenaikan signifikan sekitar Rp80 miliar ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah di awal tahun. Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa iklim usaha di Kota Jambi semakin kompetitif dan mampu menarik minat investor, baik dari dalam maupun luar daerah.

Kepala DPMPTSP Kota Jambi, Abu Bakar, mengatakan bahwa tren kenaikan ini tidak terlepas dari berbagai upaya pemerintah dalam menciptakan kemudahan berusaha serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Capaian ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan investor terhadap Kota Jambi. Kami optimistis ini menjadi awal yang baik untuk mengejar target investasi sepanjang tahun 2026,” ujarnya.

Menurut Abu Bakar, sejumlah sektor strategis menjadi penopang utama dalam realisasi investasi tersebut. Di antaranya sektor perdagangan dan jasa yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, sektor perumahan yang didorong oleh kebutuhan hunian, hingga sektor transportasi yang ikut tumbuh sejalan dengan mobilitas warga yang semakin tinggi.

Selain itu, sektor konsumsi juga memberikan kontribusi yang cukup besar, mencerminkan daya beli masyarakat yang relatif stabil. Kombinasi dari berbagai sektor ini membuat struktur investasi di Kota Jambi menjadi lebih beragam dan tidak bergantung pada satu sektor saja.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peningkatan investasi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja baru. Hal ini dinilai penting dalam upaya menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Setiap investasi yang masuk tentu membawa dampak berganda, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil di sekitarnya,” tambahnya.

Pemerintah Kota Jambi sendiri menargetkan total investasi sepanjang tahun 2026 dapat mencapai Rp1,5 triliun. Target ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang ditetapkan sebesar Rp1,3 triliun. Dengan capaian awal yang sudah menyentuh hampir Rp400 miliar, optimisme untuk mencapai target tersebut pun semakin terbuka lebar.

Berbagai langkah strategis terus dilakukan pemerintah daerah, mulai dari penyederhanaan perizinan, digitalisasi layanan, hingga promosi potensi daerah kepada investor. Upaya ini diharapkan mampu menjaga tren positif investasi sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah di tengah dinamika global.

Dengan pertumbuhan yang konsisten dan dukungan kebijakan yang pro-investasi, Kota Jambi diproyeksikan akan menjadi salah satu daerah tujuan investasi yang semakin diperhitungkan di wilayah Sumatra dalam beberapa tahun ke depan. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA