Petugas Haji Jambi 1447 H Dikukuhkan, Fokus Pelayanan Ramah Lansia dan Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 10:52:47 WIB - Dibaca: 79 kali

Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Prof. Kasful Anwar bersama Gubernur Jambi Al Haris dan jajaran petugas haji usai pengukuhan Petugas Haji Provinsi Jambi Tahun 1447 H/2026 M di rumah dinas Gubernur Jambi,
Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Prof. Kasful Anwar bersama Gubernur Jambi Al Haris dan jajaran petugas haji usai pengukuhan Petugas Haji Provinsi Jambi Tahun 1447 H/2026 M di rumah dinas Gubernur Jambi, (Syafitri Handayani)

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pengukuhan Petugas Haji Provinsi Jambi Tahun 1447 H/2026 M digelar di rumah dinas Gubernur Jambi, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Ramah Perempuan” sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah.

Sejumlah unsur petugas yang dikukuhkan meliputi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter, PPIH Arab Saudi, Petugas Haji Daerah (PHD), hingga pembimbing ibadah pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan jumlah jamaah haji asal Jambi tahun ini mencapai 3.306 orang, dengan sekitar 20 persen di antaranya merupakan jamaah lanjut usia yang memerlukan perhatian khusus.

“Kami berharap seluruh petugas dapat bekerja maksimal dalam mengawal, mengurus, dan melayani jamaah sejak keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ujar Al Haris.

Ia menegaskan pentingnya kesiapan petugas dalam mendampingi jamaah, khususnya lansia, agar dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab, menyebut dukungan pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan haji cukup besar, terutama dalam pembiayaan transportasi.

“Di beberapa provinsi lain, jamaah masih dikenakan biaya tambahan sekitar Rp7,5 juta. Namun di Jambi, biaya tersebut tidak dibebankan kepada jamaah,” kata Wahyudi.

Ia menjelaskan, biaya penerbangan jamaah dari Jambi menuju embarkasi sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah dengan alokasi anggaran sebesar Rp29,5 miliar, meskipun sempat mengalami keterbatasan.

Selain itu, ia juga meminta para petugas untuk turut mendoakan masyarakat dan daerah Jambi saat berada di Tanah Suci.

Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan haji yang inklusif dan berorientasi pada pelayanan jamaah.

“UIN STS Jambi mendukung penuh upaya peningkatan kualitas layanan haji, terutama bagi jamaah lansia dan kelompok rentan lainnya. Ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan pelayanan ibadah yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan haji melalui edukasi, pendampingan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan haji di Jambi, khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan. (Sab)

 
 
 


Tags:


BERITA BERIKUTNYA