Komisi I DPRD Jambi Konsultasi ke Perpusnas, Fokus Akses Perpustakaan Masyarakat Desa

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:14:00 WIB - Dibaca: 669 kali

Komisi I DPRD Provinsi Jambi saat melakukan konsultasi dengan Perpustakaan Nasional RI di Jakarta guna membahas penguatan perpustakaan dan peningkatan literasi masyarakat hingga tingkat desa.
Komisi I DPRD Provinsi Jambi saat melakukan konsultasi dengan Perpustakaan Nasional RI di Jakarta guna membahas penguatan perpustakaan dan peningkatan literasi masyarakat hingga tingkat desa. (Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI — Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi melakukan kunjungan konsultasi ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Jakarta pada Selasa (10/2). Kunjungan ini bertujuan membahas langkah strategis penguatan fungsi perpustakaan agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Rombongan Komisi I dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jambi, H. Hapis Hasbiallah. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut sejumlah anggota Komisi I, di antaranya Muhammad Chandra Muzaffar Alghiffari, Izhar Majid, Pinto Jayanegara, Zulkifli Linus, Bima Audia Pratama, Abun Yani, Rucita Arfianisa, Raden Fauzi, dan Ibnu Sina.

Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu dan tantangan pengembangan perpustakaan daerah menjadi topik utama pembahasan. Ketua Komisi I Hapis Hasbiallah mengungkapkan bahwa salah satu persoalan yang masih dihadapi daerah adalah keterbatasan infrastruktur perpustakaan, minimnya dukungan anggaran, hingga belum optimalnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurutnya, perpustakaan tidak boleh hanya dipandang sebagai bangunan fisik semata, melainkan harus mampu bertransformasi menjadi pusat kegiatan literasi dan sumber belajar yang hidup di tengah masyarakat. Terlebih lagi, di era digital saat ini, perpustakaan dituntut untuk lebih adaptif dan inovatif dalam memberikan layanan informasi.

“Kita juga membahas bagaimana perpustakaan bisa dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pendidikan masyarakat, terutama bagi pelajar dan generasi muda di pedesaan. Harapannya, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi benar-benar dimanfaatkan oleh warga sebagai ruang belajar dan pengembangan diri,” ujar Hapis.

Ia menambahkan, penguatan perpustakaan desa dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas akses informasi, serta menumbuhkan budaya baca di tengah masyarakat. Dengan adanya dukungan kebijakan dan program yang tepat, perpustakaan diharapkan mampu menjadi motor penggerak literasi hingga ke pelosok daerah.

Komisi I DPRD Provinsi Jambi berharap hasil konsultasi dengan Perpusnas RI ini dapat menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan daerah yang lebih berpihak pada pengembangan perpustakaan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat Jambi secara berkelanjutan. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA