JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Pemerintah Kota Jambi memastikan perbaikan infrastruktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Manap menjadi prioritas utama. Tahun ini dilakukan kajian perencanaan ulang, sementara pembangunan fisik dijadwalkan dimulai tahun depan secara bertahap sesuai kemampuan daerah.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan, perbaikan menyeluruh dibutuhkan untuk menyesuaikan dengan rencana penerapan layanan satu kelas BPJS. “Tahun ini kajian, tahun depan pelaksanaan. Prinsipnya fokus,” ujarnya.
Dukungan DPRD Kota Jambi semakin memperkuat langkah tersebut. Ketua DPRD, Kemas Faried Alfarelly, menyoroti kondisi rumah sakit yang memprihatinkan. Ia menyebut sekitar 50 persen ruang rawat inap tidak dapat digunakan. “Perlu rehab total, bukan sekadar perbaikan kecil,” tegasnya.
DPRD telah menyiapkan alokasi anggaran melalui Perubahan APBD 2025 untuk mendukung perencanaan ulang. Hal ini dilakukan agar pelayanan tetap berjalan dan kerja sama dengan BPJS Kesehatan tidak terganggu.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Fahmi, menambahkan, RSUD Abdul Manap masih kesulitan menutupi biaya operasional meski sudah berstatus BLUD. Dari target Rp40 miliar per tahun, pendapatan rumah sakit hanya mencapai Rp30 miliar. “Kekurangan ditutup dari APBD Kota Jambi,” katanya. (ahmad)
Rakerda Pramuka Jambi 2026 Digelar, Bahas Evaluasi dan Program Kerja
Satpol PP Tebo Siap Lelang Ternak Liar, Penertiban Segera Digelar
Parah! 3 Titik Jalan Nasional Niam–Lubuk Tenggelam, Akses Tebo ke Tanjab Barat Putus
Pendataan Koperasi Bermasalah di Tebo Terkendala Anggaran dan Armada
Pada Bangun Rumah Sakit Baru, Dewan Provinsi, Lebih Baik Sejahterakan Dokter