JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI - Pasca perayaan Hari Raya Iduladha, harga daging ayam di Pasar Tradisional Talang Banjar, Kota Jambi mengalami lonjakan. Harga yang sebelumnya berkisar Rp30 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini dipicu oleh terbatasnya pasokan ayam yang masuk ke pasar, imbas dari masa libur panjang dan belum pulihnya distribusi dari peternak.
Salah seorang pedagang ayam di Pasar Talang Banjar, Andi Rosmini mengatakan meskipun terjadi lonjakan harga di tingkat distributor, para pedagang di pasar memilih menjual dengan harga Rp33 ribu per kilogram. Hal ini dilakukan karena sepinya pembeli pasca lebaran.
“Kita jual Rp33 ribu saja, kalau Rp35 ribu takut nggak laku, karena pembeli masih sepi,” ujar Andi Rosmini.
Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya, Annas. Ia mengungkapkan bahwa biasanya setelah Iduladha, permintaan ayam memang menurun karena masyarakat masih mengonsumsi daging kurban. Namun, stok dari peternak juga belum kembali normal.
Diperkirakan harga ayam akan kembali stabil dalam beberapa hari ke depan, seiring dengan berakhirnya masa libur dan normalnya kembali distribusi pasokan ayam dari daerah pemasok utama. (ahmad)
Kemenag Jambi Batasi Penggunaan HP di Madrasah, Guru dan Siswa Dilarang Aktifkan Ponsel Saat KBM
Pemprov Jambi Salurkan 10.189 Kg Beras Cadangan Pangan bagi Warga Terdampak Banjir Sarolangun
Irwansyah Kembali Pimpin PWI Kota Jambi, Terpilih Aklamasi dalam Konferensi 2026
Usai Tulis Berita PAD, Wartawan di Merangin Diancam Dicincang dan Rumah Dibakar
24 Ribu KK Terancam Krisis Air, Ivan Wirata Desak Pembangunan SPAM Rp500 Miliar di Mendalo-Jaluko
Kontingen Jambi Siap Tampil di PESPARAWI Nasional 2026, Targetkan Prestasi Terbaik di Manokwari
Tolak Relokasi, Pedagang Talang Banjar Nilai Lokasi Baru Terlalu Jauh