Banjir Meluas di Jambi, Tujuh Kabupaten/Kota Terdampak

Selasa, 18 Maret 2025 - 11:34:30 WIB - Dibaca: 2407 kali

Wali kota dan Wakil Wali Kota Jambi tinjau banjir di Kawasan Seberang Kota Jambi.
Wali kota dan Wakil Wali Kota Jambi tinjau banjir di Kawasan Seberang Kota Jambi. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Provinsi Jambi akibat tingginya curah hujan dan meluapnya Sungai Batanghari. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, hingga Selasa (18/3/2025), sebanyak 108 desa dan kelurahan di tujuh kabupaten/kota terdampak banjir, dengan 79.380 jiwa ikut merasakan dampaknya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jambi, Andre Eko Rinjani, mengatakan bahwa banjir ini telah menyebabkan ribuan rumah warga terendam. Bahkan, beberapa warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat atau lokasi yang lebih aman.

"Kami terus melakukan pemantauan di lapangan. Di beberapa daerah, banjir mulai surut, tetapi di titik lain masih tinggi. Tim BPBD bersama pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak," ujar Andre.

Banjir ini melanda tujuh daerah di Jambi dengan rincian sebagai berikut:

Kota Jambi : 24 kelurahan di 7 kecamatan
Kabupaten Batanghari : 67 desa di 7 kecamatan
Kabupaten Sarolangun : 16 desa di 3 kecamatan
Kabupaten Tebo : 51 desa di 8 kecamatan
Kabupaten Bungo : 3 desa di 2 kecamatan
Kota Sungai Penuh : 8 desa di 6 kecamatan
Kabupaten Muaro Jambi : 46 desa di 5 kecamatan

BPBD Provinsi Jambi juga telah mendistribusikan bantuan berupa sembako, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan darurat bagi masyarakat terdampak. Pemerintah mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika banjir terus meningkat.

Selain itu, BPBD juga meminta masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari potensi bahaya lebih lanjut.

"Dengan curah hujan yang masih tinggi, masyarakat di daerah rawan banjir diminta tetap siaga. Jika ada kondisi darurat, segera hubungi pihak berwenang," tambah Andre.

Hingga saat ini, tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi serta pendistribusian bantuan kepada warga yang terdampak. (Cr04)





BERITA BERIKUTNYA