PKL Menjamur, Bikin Macet

Lapak di Talang Banjar Ditinggal Pedagang

Minggu, 23 Juni 2024 - 18:33:59 WIB - Dibaca: 1741 kali

Lapak di Talang Banjar Ditinggal Pedagang
Lapak di Talang Banjar Ditinggal Pedagang ()

JAMBIPRIMA.COM,KOTAJAMBI - Pedagang Pasar Talang Banjar mengeluhkan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) liar yang berjualan di pinggir jalan.

Keberadaan PKL liar ini berdampak pada sepinya pembeli di dalam pasar serta menimbulkan kemacetan di sekitar area tersebut.

Utomo, salah satu pedagang di Pasar Talang Banjar, menyatakan bahwa sejak munculnya pedagang liar yang berjualan di pinggir jalan, jumlah pembeli yang datang ke dalam pasar menurun drastis.

"Sejak ada pedagang liar yang berjualan di pinggir jalan, dagangan saya jadi sepi pembeli. Banyak pembeli yang lebih memilih untuk membeli di pinggir jalan ketimbang masuk ke dalam pasar," ujar Utomo, Mjnggu (23/6/2024).

Selain mengeluhkan sepinya pembeli, Utomo juga menyoroti kemacetan yang terjadi akibat PKL liar tersebut.

"Hal ini juga menyebabkan kemacetan, terutama di pagi dan sore hari," tambahnya.

Kemacetan di Kawasan Talang Banjar Kota Jambi akibat adanya aktivitas PKL.

Kondisi ini mempengaruhi aktivitas di sekitar pasar dan membuat para pedagang di dalam pasar merasa dirugikan.

Saat ini, banyak lapak di dalam pasar yang kosong karena para pedagang memilih untuk berjualan di pinggir jalan yang lebih ramai.

Hal ini menambah kerumitan dalam pengelolaan pasar serta mengurangi kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung.

Para pedagang Pasar Talang Banjar berharap Pemerintah Kota Jambi segera mengambil tindakan tegas untuk menertibkan PKL liar.

Mereka meminta agar para pedagang liar tersebut diarahkan untuk berjualan di dalam pasar agar aktivitas jual beli kembali normal dan arus lalu lintas di sekitar pasar tidak terganggu.

"Kami berharap Pemkot Jambi dapat bertindak tegas untuk menertibkan pedagang-pedagang liar tersebut agar bisa berjualan di area pasar," kata Utomo.

Dengan harapan ini, para pedagang di Pasar Talang Banjar menanti solusi cepat dan efektif dari pemerintah demi kenyamanan dan kelancaran aktivitas jual beli di pasar mereka.

Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun mengatakan jika ada dua lokasi yang menjadi aktivitas PKL di Kawasan itu, yaitu Jalan Orang Kayo Pingai dan Pakubuwono.

Lapak di Pasar Talang Banjar sepi, bahkan banyak ditinggalkan pedagang.

"Kita minta persoalan PKL Talang Banjar ini harus dituntaskan. Jangan sampai menjadi keluhan masyarakat," jelas Junedi.

Sementara Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih pada saat memberikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terhadap LKPJ Walikota Jambi 2023 pada Maret 2024 lalu mengatakan, mengenai penertiban pedagang di sepanjang jalan Orang Kayo Pingai, pihaknya terus mengupayakan agar para pedagang tetap kembali ke lokasi yang telah disediakan.

Hal ini dilakukan dengan memberikan kemudahan akses untuk beraktivitas di lokasi tersebut.

"Kita juga mengoptimalkan peran paguyuban untuk mengatur dan mengendalikan anggotanya, akan mengaktifkan dan mengefektifkan Tim Gabungan serta menerapkan sanksi yang tegas bagi yang melanggar," pungkasnya. (Cr04)





BERITA BERIKUTNYA