40 Kepala Sekolah di Jambi Ikuti Pelatihan Pelayanan Publik

Senin, 05 Oktober 2026 - 15:31:13 WIB - Dibaca: 109 kali

Peserta mengikuti Pelatihan Pelayanan Publik Angkatan IV Tahun Anggaran 2026 di Gedung Diklat BKPSDM Kota Jambi. Foto: Rahim
Peserta mengikuti Pelatihan Pelayanan Publik Angkatan IV Tahun Anggaran 2026 di Gedung Diklat BKPSDM Kota Jambi. Foto: Rahim ()

JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi aparatur. Salah satunya dilakukan melalui Pelatihan Pelayanan Publik Angkatan IV Tahun Anggaran 2026 yang diikuti 40 kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Jambi.

Pelatihan resmi dibuka di Gedung Diklat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) Kota Jambi, Senin (5/10/2026). Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Oktober 2026.

Pembukaan pelatihan dilakukan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Jambi, Dr. Mulyadi, S.Pd., M.Pd., mewakili Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M. Kegiatan ini digagas BKPSDM Kota Jambi berkolaborasi dengan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Jambi.

Dalam arahannya, Mulyadi menekankan pentingnya perubahan paradigma aparatur sipil negara (ASN), terutama bagi mereka yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat harus ditempatkan sebagai amanah utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Kita harus mengikis habis mentalitas ingin dilayani serta ego sektoral maupun ego jabatan. Pelayanan publik yang baik lahir dari aparatur yang mau mendengar, responsif, dan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau kelompok," tegas Mulyadi.

Ia mengatakan, Pemkot Jambi di bawah kepemimpinan Wali Kota Maulana dan Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha telah mencanangkan 11 program unggulan dalam mewujudkan Jambi Bahagia. Salah satu fokusnya adalah menghadirkan aparatur yang mampu memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.

Pelatihan tersebut juga sejalan dengan semangat APEL Kota Jambi, yakni Aparatur yang Melayani, Kompeten dan Berintegritas, sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja pemerintahan yang profesional, responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Menurut Mulyadi, kepala sekolah dipilih sebagai peserta karena memiliki posisi strategis. Sekolah merupakan salah satu unit pelayanan dasar pemerintah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, baik peserta didik maupun orang tua.

"Pelatihan ini tidak hanya menuntut kepala sekolah memiliki kemampuan dalam mengelola manajemen pendidikan, tetapi juga harus mampu memastikan seluruh proses pelayanan di satuan pendidikan berjalan transparan, ramah, responsif, dan berintegritas," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Jambi Rizalul Fikri menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkot Jambi dalam mengembangkan kompetensi ASN secara berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Peraturan Daerah Kota Jambi Nomor 6 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026, serta Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 51 Tahun 2025.

Fikri menjelaskan, pelatihan dilaksanakan secara klasikal dengan memadukan pembelajaran tatap muka, diskusi interaktif, serta penguatan pemahaman dan kemampuan praktis peserta dalam memberikan pelayanan publik.

Program peningkatan kompetensi pelayanan publik tersebut telah dilaksanakan Pemkot Jambi secara berkelanjutan. Pada 2025, pelatihan serupa dilaksanakan sebanyak dua angkatan. Sementara pada 2026, program kembali dilanjutkan dengan Angkatan II yang diikuti jajaran perangkat daerah teknis seperti Sekretariat Daerah, RSUD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR dan Dinas Pertanian.

"Setiap pegawai ASN memiliki kewajiban untuk terus mengembangkan kompetensinya secara berkelanjutan agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi dan harapan masyarakat. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman, wawasan, serta kemampuan praktis peserta dalam menjalankan tugas pelayanan publik, sekaligus mendukung peningkatan Indeks Profesionalitas ASN di lingkungan Pemkot Jambi," jelas Fikri. (rhm)





BERITA BERIKUTNYA