JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Fraksi Partai Gerindra DPRD Tebo menyoroti ketersediaan obat-obatan, pemerataan pembangunan, penguatan Damkar hingga aktivitas angkutan CPO PT Selaras Mitra Sarimba (PT SMS) dalam pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2026.
Hal itu disampaikan Ateng Jaelani, S.Pd., saat membacakan pandangan akhir Fraksi Gerindra dalam Rapat Paripurna DPRD Tebo, Jumat (4/9/2026).
Di sektor kesehatan, Gerindra meminta ketersediaan obat di seluruh fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas, benar-benar terjamin dan anggarannya ditambah jika diperlukan. Pembangunan juga diminta dilakukan secara adil dan merata di 12 kecamatan.
Gerindra turut meminta penguatan anggaran dan sarana operasional Damkar serta mendorong perusahaan perkebunan dan kehutanan bertanggung jawab dalam pencegahan dan penanganan Karhutla.
Sementara terkait angkutan CPO PT SMS, Gerindra mendesak Pemkab Tebo melakukan pengawasan dan penindakan tegas terhadap kendaraan yang melanggar ketentuan tonase agar jalan kabupaten tidak cepat rusak.
“Jangan sampai rakyat membayar dua kali: membayar pembangunan jalan, kemudian membayar lagi biaya memperbaiki kerusakannya,” tegas Fraksi Gerindra.
Dengan sejumlah catatan tersebut, Fraksi Gerindra menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD Tebo 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. (DVD)
BMKG Ungkap Kapan Kemarau Jambi Berakhir, Hujan Mulai Datang Bertahap
Porprov Jambi 2026 Resmi Ditunda, Anggaran Daerah Jadi Kendala
Tersandung Indisipliner, Dua ASN DLH-Hub Tebo Terancam Dipecat
Khalis Mustiko Buka Muscam VI, Sunyoto dan H. Sabli Kembali Nahkodai Golkar
Tol Palembang-Betung Capai 87 Persen, Konektivitas Menuju Jambi Terus Dikebut
Kota Jambi Jadi Lokasi Program Kota Wakaf 2026, Pemkot Siapkan Aturan Wakaf Uang
Golkar Apresiasi SNT dan Capaian Pemkab Tebo, Ingatkan Relokasi Warga hingga Infrastruktur Pendukung