JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Kebakaran melanda satu unit rumah permanen milik warga di Jalan Dr. Purwadi, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, pada Senin (6/4/2026) sore. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kepanikan warga sekitar, tetapi juga menyebabkan seorang anak berusia 6 tahun mengalami luka akibat percikan api.
Insiden kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 15.23 WIB. Dalam hitungan menit setelah laporan diterima, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi langsung bergerak cepat menuju lokasi. Dengan waktu respons sekitar tujuh menit, petugas tiba di lokasi pukul 15.30 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.
Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Agus Lisya (40), yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan total tiga jiwa. Api dengan cepat membesar dan membakar bagian rumah, sehingga memicu kepanikan keluarga dan warga sekitar.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 30 personel dalam operasi pemadaman tersebut. Personel yang diturunkan berasal dari Pleton III Mako dan Pos Pelayanan Kebakaran (Posyankar) Alam Barajo.
“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Kami menurunkan 30 personel dengan dukungan armada lengkap, yakni mobil komando, tiga unit mobil pemadam, dan satu unit mobil suplai air,” ujarnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup intens selama kurang lebih 52 menit. Petugas menghabiskan sekitar 12.000 liter air untuk menjinakkan si jago merah agar tidak semakin meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Meski demikian, upaya pemadaman tidak berjalan tanpa hambatan. Petugas di lapangan harus menghadapi risiko dari kabel listrik milik PLN yang masih beraliran arus, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan petugas.
“Kendala utama kami adalah adanya kabel listrik yang masih aktif. Ini sangat berisiko, sehingga kami harus berkoordinasi dengan pihak PLN untuk segera memutus aliran listrik di lokasi,” jelas Mustari.
Selain itu, kondisi permukiman yang cukup padat dengan jarak antar rumah yang berdekatan juga menjadi tantangan tersendiri. Petugas harus bekerja ekstra untuk melakukan proteksi agar api tidak merambat ke rumah-rumah lain.
Berdasarkan hasil sementara di lapangan, kebakaran diduga bermula dari api yang mengenai kasur di bagian luar rumah, kemudian merambat ke plafon hingga akhirnya membesar dan menghanguskan sebagian bangunan.
Dalam situasi darurat tersebut, seorang anak bernama Kairan Al Gaisan Abkorri (6) sempat berusaha membantu memadamkan api. Namun nahas, ia justru terkena percikan api yang menyebabkan luka pada bagian wajah.
Korban segera mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban anak mengalami luka di bagian wajah akibat percikan api, dan saat ini sudah mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.
Sementara itu, sebelum petugas datang, keluarga korban bersama warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, termasuk selang air. Namun karena api cepat membesar, mereka akhirnya menghubungi layanan darurat 112 dan Damkar.
Berkat kesigapan petugas, api berhasil dikendalikan dan tidak sampai merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas juga melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa, serta melakukan penyelidikan awal terkait penyebab kebakaran.
Hingga saat ini, total kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan. Penanganan kebakaran juga melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari pihak PLN, PSC 119, BPBD Kota Jambi, aparat kecamatan dan kelurahan, hingga relawan pemadam kebakaran yang turut membantu di lapangan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api berada dalam kondisi aman. (Rhm)
Diduga Ada Setoran “Keamanan” Tambang Dompeng di Tabir, Pekerja Sebut Rp1 Juta per Bulan
DPRD Tebo Desak Kades Sungai Rambai Dievaluasi, Konflik dengan BPD Tak Kunjung Usai
Dari Tebo ke Magelang: KM Ikuti Retreat Khusus Ketua DPRD, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
8 Calon Siap Rebut Kursi Kades, Ada Srikandi Tangguh di Tengah Persaingan
Camat Tebo Ilir Rehab Makam Keramat Tanpa Dana APBD, Ini Sosok di Baliknya!
Luka Operasi Terbuka, Warga Jambi Ini Tertahan Berobat karena Biaya