JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Dinamika politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2029 mulai terasa. Pertemuan sejumlah kepala daerah dari wilayah barat Provinsi Jambi di rumah dinas Bupati Merangin, Senin (23/3/2026), memicu berbagai spekulasi publik terkait arah dukungan politik menuju kursi Jambi 1.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana halal bihalal Idul Fitri 1447 H itu dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Bupati Sarolangun Hurmin, Bupati Bungo Dedi Putra, Bupati Tebo Agus Rubiyanto, Bupati Kerinci Monadi, serta Wali Kota Sungai Penuh Alfin Bakar.
Kehadiran para kepala daerah dengan basis massa kuat di wilayah barat ini dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi biasa. Banyak pihak menilai, pertemuan tersebut merupakan langkah awal konsolidasi politik untuk menghadapi kontestasi Pilgub Jambi yang masih beberapa tahun ke depan.
Pengamat menilai, kekompakan kepala daerah di wilayah barat berpotensi menjadi kekuatan politik signifikan. Jika solid, mereka bisa menjadi penentu arah dukungan atau bahkan melahirkan figur kuat untuk bertarung di Pilgub mendatang.
Fenomena ini juga mengingatkan publik pada peristiwa serupa beberapa tahun lalu, tepatnya menjelang Pilgub Jambi sebelumnya. Saat itu, sejumlah kepala daerah juga sempat melakukan pertemuan yang kemudian berujung pada konfigurasi politik tertentu dalam kontestasi gubernur.
Meski demikian, pengalaman masa lalu juga menyisakan catatan kritis. Janji-janji politik yang kerap muncul saat masa konsolidasi sering kali tidak sepenuhnya terealisasi setelah kontestasi usai. Hal ini membuat masyarakat kini lebih cermat dalam menyikapi setiap manuver politik yang terjadi.
Sementara itu, isu lain juga mencuat dari kalangan elite dan media. Nama Bupati Batanghari, Muhammad Fadhiel Arif, disebut-sebut mulai diperkenalkan sebagai salah satu kandidat potensial calon Gubernur Jambi. Wacana tersebut bahkan sempat mengemuka dalam agenda buka puasa bersama di Bangko beberapa waktu lalu.
Dengan berbagai dinamika yang berkembang, peta politik Jambi diprediksi akan semakin dinamis. Pertarungan antara kekuatan wilayah barat dan timur Jambi pun disebut-sebut akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah kepemimpinan provinsi ke depan.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari para kepala daerah terkait agenda politik dalam pertemuan tersebut. Namun, publik meyakini bahwa komunikasi politik akan terus berlanjut, terlebih setelah momentum Lebaran. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #DPRD #BupatiMerangin
Cegah Curanmor, Polda Jambi Sita 2 Motor Tanpa Surat Saat Operasi Jaran
Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Titik, Ini Alasan dan Rencana Relokasi
Inspektorat Pastikan Ada Temuan dalam Pemeriksaan DD Sungai Rambai, Nilainya Tunggu Laporan
APBD Terbatas, Bupati Tebo Jemput Bola ke Pusat: Dukungan Pendidikan Tembus Rp1 Triliun!
Hotspot Muncul di Tiga Kecamatan, BPBD Tebo Perpanjang Siaga Karhutla hingga Oktober
Camat Pastikan, Bupati Tebo Akan Temui Perwakilan Warga Sungai Bengkal Pasca Lebaran