JAMBIPRIMA.COM,. BUNGO – Seorang oknum anggota Brimob Batalyon B Pelopor Merangin, Briptu Malio Penere Nainggolan, dilaporkan warga Desa Bangunharjo ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri. Tak hanya itu, istrinya, Wilda Al Aluf, juga turut dilaporkan dalam perkara terpisah terkait dugaan pemalsuan dokumen otentik dan penggelapan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan terhadap Wilda Al Aluf lebih dahulu masuk ke Mapolsek Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, pada 24 November 2025. Laporan tersebut tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Pengaduan (STTP) Nomor: STTP/64/XI/2025 tertanggal 24 November 2025.
Dalam dokumen pengaduan itu, selain Wilda Al Aluf, turut dilaporkan seorang warga Dusun Bangunharjo bernama Zainal Abidin dalam perkara dugaan pemalsuan dokumen.
Pelapor, David Asmara, menjelaskan bahwa langkah melaporkan Briptu Malio Penere Nainggolan ke Divpropam Polri dilakukan karena diduga ada keterkaitan dengan perkara pemalsuan dokumen yang tengah diproses di Polsek Pelepat Ilir.
“Oknum anggota Brimob yang dilaporkan itu terkait dugaan kuat keterlibatannya dalam laporan pemalsuan dokumen yang sebelumnya dilaporkan di Polsek Pelepat Ilir. Maka sebagai aparat negara, dia juga saya laporkan ke Divpropam Polri,” ujar David Asmara saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026) di Muara Bungo.
David menambahkan, dirinya juga telah memenuhi undangan klarifikasi dari pihak Provos di Mako Brimob Batalyon B Pelopor Merangin pada Sabtu, 28 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan sejumlah keterangan terkait laporan yang diajukannya.
Ia berharap seluruh laporan yang saling berkaitan tersebut dapat ditangani secara profesional dan transparan oleh aparat penegak hukum.
“Saya berharap semua laporan ini ditangani secara profesional. Siapapun yang melakukan perbuatan melawan hukum harus diproses sesuai kaidah hukum yang berlaku,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Brimob maupun kepolisian setempat terkait perkembangan penanganan laporan tersebut. (ARD)
Diduga Ada Setoran “Keamanan” Tambang Dompeng di Tabir, Pekerja Sebut Rp1 Juta per Bulan
DPRD Tebo Desak Kades Sungai Rambai Dievaluasi, Konflik dengan BPD Tak Kunjung Usai
Dari Tebo ke Magelang: KM Ikuti Retreat Khusus Ketua DPRD, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
8 Calon Siap Rebut Kursi Kades, Ada Srikandi Tangguh di Tengah Persaingan
Camat Tebo Ilir Rehab Makam Keramat Tanpa Dana APBD, Ini Sosok di Baliknya!