67 Koperasi Merah Putih di Tebo Masuk Tahap Pembangunan, Siap Dorong Ekonomi Desa

Minggu, 08 Februari 2026 - 19:16:00 WIB - Dibaca: 1129 kali

Ilustrasi
Ilustrasi (ugm.co.id)

JAMBIPRIMA.COM,. TEBO – Pemerintah Kabupaten Tebo melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Prindagkop UKM) terus mendorong percepatan pembentukan dan pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdes KMP) di seluruh wilayah Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Hingga awal Februari 2026, tercatat sebanyak 67 Kopdes KMP telah memasuki tahap pembangunan dan diproyeksikan segera beroperasi untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa.

Kepala Dinas Prindagkop dan UKM Kabupaten Tebo melalui Kepala Bidang Koperasi, Iswandi, menjelaskan bahwa sebagian koperasi sebenarnya telah siap untuk diresmikan. Namun, beberapa agenda peresmian masih mengalami penyesuaian jadwal.

“Waktu itu kita mendapat informasi ada satu Kopdes di Desa Giripurno, Kecamatan Rimbo Ilir, yang sudah siap di-launching. Rencananya tanggal 31 Januari 2026, namun harus ditunda,” ujar Iswandi, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, saat ini pemerintah daerah tengah menyiapkan konsep unit usaha yang akan dijalankan oleh masing-masing koperasi. Fokus utama yang didorong adalah pengembangan potensi lokal desa agar koperasi benar-benar menjadi wadah ekonomi produktif bagi masyarakat setempat.

“Untuk unit usaha sedang kita siapkan konsepnya. Intinya, kita ingin menggali potensi lokal di desa masing-masing agar menjadi usaha utama koperasi,” lanjutnya.

Iswandi menambahkan, beberapa jenis usaha yang ditawarkan pemerintah masih menunggu kesiapan infrastruktur dan regulasi pendukung. Sambil menunggu pembangunan gedung koperasi rampung, pemerintah tetap mendorong pengurus Kopdes KMP untuk mulai memetakan peluang usaha yang realistis dan berkelanjutan.

Di sisi lain, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengurus koperasi juga terus diperkuat, khususnya dalam mengoptimalkan sektor unggulan Kabupaten Tebo seperti pertanian dan perkebunan kelapa sawit. Kedua sektor tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dijadikan usaha inti koperasi sebelum dikembangkan ke sektor lain.

“Setelah potensi utama berjalan, baru kita arahkan ke usaha tambahan seperti sembako dan unit usaha lain yang diinisiasi oleh pengurus koperasi masing-masing,” jelas Iswandi.

Untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sebelumnya para pengurus koperasi telah mengikuti pelatihan manajemen koperasi selama tiga hari yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jambi. Pelatihan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Tebo.

“Jumlah peserta pelatihan sekitar 258 orang, terdiri dari para ketua dan pengurus koperasi. Ini menjadi bekal awal agar koperasi dapat dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan dan dukungan pelatihan bagi pengurus, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tebo secara bertahap dan merata. (ARD)





BERITA BERIKUTNYA