JAMBIPRIMA.COM,. MERANGIN – Warga Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin, dibuat resah dengan beredarnya video yang memperlihatkan sebuah alat berat jenis excavator bebas masuk ke wilayah Desa Nibung. Video tersebut viral di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat setempat.
Dalam rekaman yang beredar, excavator terlihat melintas di jalan desa dengan membawa perlengkapan tambang, termasuk box dan peralatan lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan. Warga menilai keberadaan alat berat itu sangat mengkhawatirkan karena dinilai berpotensi merusak infrastruktur jalan yang baru saja diperbaiki beberapa bulan lalu.
Seorang warga Batang Masumai yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekesalannya. Ia menyebut alat berat tersebut masuk desa dengan santai dan bahkan diduga mendapat pengawalan dari aparat desa.
“Alat masuk lengkap dengan box tambang, bahkan aparat desa juga turun. Itu jelas membuat kami kesal,” ujarnya.
Tak hanya itu, warga juga menduga adanya keterlibatan oknum aparat keamanan yang membekingi masuknya excavator tersebut. Dugaan ini semakin memperkeruh suasana, terlebih masyarakat sebelumnya telah bersepakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan aspal yang baru diperbaiki demi kelancaran aktivitas sehari-hari.
Menurut keterangan warga, dampak dari masuknya alat berat itu mulai dirasakan. Beberapa pekarangan rumah dilaporkan mengalami retakan akibat getaran dan beban kendaraan berat yang melintas. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan yang lebih luas jika aktivitas serupa terus terjadi.
Padahal, perjuangan masyarakat Batang Masumai untuk mendapatkan perbaikan jalan tidaklah mudah. Jalan aspal yang kini dikhawatirkan rusak kembali merupakan hasil penantian panjang warga demi menunjang akses ekonomi, pendidikan, dan mobilitas harian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak desa maupun aparat terkait mengenai dugaan pengawalan alat berat tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memberikan klarifikasi sekaligus memastikan infrastruktur yang telah dibangun tidak kembali rusak akibat aktivitas yang tidak jelas perizinannya. (Lil)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Merangin #Jambi #DPRD #BupatiMerangin
Diduga Ada Setoran “Keamanan” Tambang Dompeng di Tabir, Pekerja Sebut Rp1 Juta per Bulan
DPRD Tebo Desak Kades Sungai Rambai Dievaluasi, Konflik dengan BPD Tak Kunjung Usai
Dari Tebo ke Magelang: KM Ikuti Retreat Khusus Ketua DPRD, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
8 Calon Siap Rebut Kursi Kades, Ada Srikandi Tangguh di Tengah Persaingan
Camat Tebo Ilir Rehab Makam Keramat Tanpa Dana APBD, Ini Sosok di Baliknya!
Dishub Merangin Tegaskan Truk Batu Bara di Lintas Sumatra Wajib di Bawah 20 Ton