JAMBIPRIMA.COM,. Tebo – Proyek pembangunan Turap Pagar Puding di Kabupaten Tebo dengan nilai anggaran mencapai Rp20,4 miliar kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, sorotan datang dari Anggota DPRD Tebo fraksi Nasdem, Mursalin, yang meminta agar proyek tersebut dilakukan audit khusus, lantaran dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu dan mutu pekerjaannya diragukan.
Hal tersebut disampaikan Mursalin kepada media ini, Senin (22/12) lalu, di Kantor DPRD Tebo. Ia menegaskan bahwa pihak DPRD sejak awal telah mengingatkan kontraktor agar tidak mengerjakan proyek tersebut secara asal-asalan.
“Sejak awal, tepatnya 29 Mei lalu, kami sudah mewanti-wanti. Saat itu kontraktor hadir ketika sosialisasi ke masyarakat. Kami minta, dengan tanda kutip, jangan main-main mengerjakan proyek ini,” tegas Mursalin.
Menurutnya, kekhawatiran masyarakat masih sangat kuat mengingat pengalaman buruk pembangunan turap beronjong pada tahun 2014 lalu yang dinilai gagal dan mengecewakan warga setempat.
Mursalin juga menyebutkan bahwa berbagai peringatan telah disampaikan, baik melalui Komisi 3 DPRD maupun BPBD, namun hingga kini rekanan dinilai tidak mengindahkan hasil pengawasan tersebut.
“Sudah ditegur lewat komisi 3, BPBD juga, tapi sepertinya tidak diindahkan. Itu yang membuat kami khawatir,” ujarnya, Sabtu 27 Desember 2025.
Ia bahkan meragukan proyek tersebut dapat rampung sesuai target pada Desember 2024, mengingat progres pekerjaan di lapangan yang dinilai belum maksimal.
“Kalau kita lihat kondisi di lapangan, saya pastikan ini tidak akan siap di Desember. Contohnya balok dengan diameter 2,5, lebar 60 kali 80 itu tidak ketemu. Padahal itu fungsinya untuk pengunci. Artinya, memang perlu dilakukan audit khusus,” tutup Mursalin.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan pada 27 Desember 2024, pekerjaan proyek turap masih terus berlangsung. Terpantau sejumlah pekerja tengah merakit tangga, sebagian lainnya menyiapkan pagar, serta persiapan untuk pengecoran beton rigid. (ARD)
#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #Tebo #Jambi #DPRD #BupatiTebo #bpbd #tebo
Diduga Ada Setoran “Keamanan” Tambang Dompeng di Tabir, Pekerja Sebut Rp1 Juta per Bulan
DPRD Tebo Desak Kades Sungai Rambai Dievaluasi, Konflik dengan BPD Tak Kunjung Usai
Dari Tebo ke Magelang: KM Ikuti Retreat Khusus Ketua DPRD, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
8 Calon Siap Rebut Kursi Kades, Ada Srikandi Tangguh di Tengah Persaingan
Camat Tebo Ilir Rehab Makam Keramat Tanpa Dana APBD, Ini Sosok di Baliknya!
Deadline Mepet, Aktivis Antikorupsi Ragukan Kualitas Turap Pagar Puding