Banjir Terjang Kota Jambi, Warga Tersengat Listrik hingga Anak Hilang Terseret Arus

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:03:14 WIB - Dibaca: 2220 kali

Pencarian anak yang diduga terseret arus oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi
Pencarian anak yang diduga terseret arus oleh Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Hujan deras yang mengguyur Kota Jambi sejak Jumat sore (12/12/2025) memicu banjir di sejumlah kawasan permukiman warga. Kondisi darurat tersebut menimbulkan duka dan kepanikan, mulai dari warga yang tersengat aliran listrik, lansia dan balita yang terjebak banjir, hingga seorang anak perempuan yang diduga terseret arus drainase dan hingga kini masih dalam pencarian.

Menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk secara bertubi-tubi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi langsung mengerahkan seluruh personel dan armada ke lokasi-lokasi terdampak banjir. Upaya penyelamatan dilakukan tanpa jeda sejak laporan pertama diterima.

Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat merespons setiap kejadian darurat demi keselamatan warga.

“Setiap laporan yang masuk langsung kami tindak lanjuti. Tidak ada waktu menunggu. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas Mustari.

Berdasarkan laporan resmi Damkartan Kota Jambi, sedikitnya empat kejadian darurat terjadi dalam satu malam akibat hujan deras dan luapan air. Salah satu peristiwa menimpa seorang remaja perempuan berusia 14 tahun di RT 7 Kelurahan Suka Karya. Korban tersengat listrik saat berusaha memindahkan colokan televisi di dalam rumah yang sudah terendam banjir.

Petugas rescue Damkartan segera mengevakuasi korban menggunakan tandu dan membawanya ke mobil pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Selain itu, banjir juga menggenangi kawasan RT 19 Kelurahan Suka Karya, menyebabkan enam warga yang terdiri dari lansia dan balita terjebak di dalam rumah saat air masuk dengan cepat. Petugas bersama aparat setempat berhasil mengevakuasi para korban ke lokasi yang lebih tinggi dan aman.

Peristiwa paling mengkhawatirkan terjadi di RT 45 Kelurahan Simpang Tiga Sipin. Seorang anak perempuan berusia lima tahun diduga terseret arus deras setelah terpeleset ke dalam saluran drainase yang meluap akibat hujan deras. Hingga Sabtu pagi, korban masih belum ditemukan.

“Untuk pencarian korban, kami menurunkan seluruh kekuatan yang ada, mulai dari perahu karet, lampu penerangan, hingga tim penyelam. Seluruh unsur terlibat, termasuk Basarnas, kepolisian, camat, lurah, Babinsa, serta relawan,” ungkap Mustari.

Selain kejadian tersebut, Damkartan Kota Jambi juga mengevakuasi sejumlah warga lanjut usia dan perempuan dari rumah yang terendam banjir hingga ke bagian dalam bangunan. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu dan dibantu oleh Forum RT serta aparat lingkungan setempat.

Mustari Affandi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kondisi darurat saat banjir mulai membahayakan keselamatan. Ia menegaskan Damkartan Kota Jambi siaga 24 jam dan dapat dihubungi melalui layanan darurat yang telah disediakan.

Ia juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak selama hujan deras, serta memastikan instalasi dan peralatan listrik di dalam rumah dalam kondisi aman guna mencegah kejadian serupa.

“Kami bekerja secepat dan semaksimal mungkin. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” pangkasnya. (ahmad)

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi 





BERITA BERIKUTNYA