Reses di Pematang Sulur, KFA Janji Perjuangkan UMKM dan Guru PAMI

Selasa, 09 Desember 2025 - 13:39:39 WIB - Dibaca: 1062 kali

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly,.SE (KFA).
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly,.SE (KFA). (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM,. JAMBI – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly (KFA), menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar Reses III Tahun 2025 di Daerah Pemilihan III, yang meliputi Kecamatan Telanaipura, Danau Teluk, dan Danau Sipin. Agenda ini berlangsung di Perumahan Benfica, Kelurahan Pematang Sulur, Senin (8/12/2025) pagi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kadis Sosial Kota Jambi Yunita Indrawati, Kabid Hubungan Industrial dan Jamsostek Disnakerkop UKM Efrin, Kasi Pemerintahan Telanaipura Sri Wahyuni, serta Lurah Pematang Sulur Wati Gustenti. Kehadiran unsur pemerintah ini menjadi bukti bahwa reses bukan hanya ajang menampung aspirasi, tetapi juga forum percepatan solusi di tingkat wilayah.

UMKM Menyusut, KFA Terima Keluhan Warga, Lurah Pematang Sulur, Wati Gustenti, menyampaikan bahwa jumlah UMKM binaan di wilayahnya mencapai sekitar 200 unit. Namun beberapa tahun terakhir, jumlah tersebut terus menyusut akibat keterbatasan fasilitas, akses permodalan, hingga minimnya pendampingan.

“Kami butuh dorongan agar UMKM bisa kembali tumbuh. Banyak ibu-ibu majelis taklim dan UMKM yang bertahan hanya dengan modal pribadi,” ujar Wati.

Selain UMKM, Wati juga menyoroti persoalan honorarium Guru PAMI. Terdapat 39 guru aktif, namun lima di antaranya yang berusia di atas 58 tahun tidak lagi memperoleh insentif karena aturan dalam Peraturan Wali Kota (Perwal).

“Ada lima guru PAMI yang tidak bisa diakomodir akibat batasan usia. Kami berharap perwal ini bisa ditinjau kembali,” tambahnya.

KFA: Reses Bukan Seremonial, Tapi Komitmen Kerja, Menanggapi aspirasi tersebut, Kemas Faried menegaskan bahwa reses menjadi momentum penting bagi dirinya mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

“Bantuan UMKM, kebutuhan majelis taklim, hingga perbaikan fasilitas umum adalah wujud konkret kerja kami. Banyak aspirasi yang sudah kami realisasikan, seperti perbaikan jalan dan pemasangan lampu jalan,” ujar politisi Golkar itu.

KFA juga memaparkan program DPRD Kota Jambi untuk pekerja rentan, yaitu pembayaran premi BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun bagi warga yang masuk kategori prioritas.

Tak berhenti di situ, KFA menyampaikan rencana memperjuangkan pengadaan satu unit mobil jenazah untuk Kecamatan Telanaipura dan Danau Sipin pada 2026. Mobil tersebut nantinya akan ditempatkan di Masjid Al Husen dan dapat digunakan masyarakat secara gratis.

UMKM Keluhkan Modal dan Fasilitas Sejumlah warga dan pelaku UMKM turut menyampaikan keluhan mereka. Fitri, Ketua UMKM Emak-emak Juara RT 15, mengaku kesulitan mengakses bantuan modal meski ada program dari Pemerintah Kota.

“Kami juga belum punya seragam batik UMKM. Kalau bisa dibantu untuk penyatuan identitas kelompok kami,” katanya.

Warga RT 17 juga mengeluhkan kondisi jalan menuju masjid dan pemakaman yang rusak dan sudah lama tidak mendapat perhatian.

KFA Bantu Guru PAMI dengan Dana Pribadi Terkait usulan bantuan modal UMKM, KFA menjelaskan bahwa untuk saat ini belum ada program hibah tunai. Namun ia berjanji akan mencarikan alternatif melalui koordinasi dengan Baznas Kota Jambi.

KFA kemudian membawa kabar menggembirakan bagi lima guru PAMI yang tidak lagi menerima honor akibat Perwal. Tanpa berpikir panjang, ia menyatakan siap menanggung honorarium mereka secara pribadi selama satu tahun, terhitung Januari hingga Desember 2025.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada guru-guru PAMI yang telah mengabdikan diri mereka untuk masyarakat,” ucapnya, disambut tepuk tangan meriah warga.

Serahkan Bantuan untuk UMKM dan Majelis Taklim Di akhir kegiatan, Kemas Faried menyerahkan sejumlah bantuan berupa lemari pendingin, freezer, mesin jahit, kompor gas, dan perlengkapan lainnya sebagai dukungan nyata bagi UMKM dan majelis taklim di wilayah tersebut.

Reses KFA di Pematang Sulur bukan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga bukti komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat, mulai dari UMKM hingga kesejahteraan guru PAMI. (Ahmad)

 

 

#Jambiprima.com #Berita #Beritaterkini #GubernurJambi #Jambi #DPRD #WalikotaJambi 





BERITA BERIKUTNYA