JAMBIPRIMA.COM, JAMBI – Sepanjang tahun 2025, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Jambi terus melonjak. Per hari ini, tercatat 397 kasus dengan korban meninggal dunia mencapai 7 orang.
Sebaran kasus tertinggi berada di Kecamatan Alam Barajo (80 kasus), disusul Paal Merah (75 kasus), dan Kota Baru (71 kasus). Kecamatan lain juga turut terdampak, yakni Telanaipura (48), Jambi Selatan (27), Jambi Timur (21), Jelutung (24), Danau Sipin (28), Pasar Jambi (8), Pelayangan (10), dan Danau Teluk (5).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Jambi, dr. Rini Kartika, menegaskan pihaknya telah mengeluarkan instruksi Wali Kota untuk menggerakkan camat, lurah, hingga RT melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
“Fogging tidak dilakukan massal, melainkan berdasarkan kriteria sesuai standar kasus. Fokus utama tetap PSN,” ujar Rini, Senin (8/9).
Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat menerapkan 3M Plus: menguras, menutup, dan mengubur tempat yang berpotensi jadi sarang nyamuk, serta pencegahan tambahan lainnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Fahrul Ilmi, menilai penanganan DBD masih lemah. Ia meminta Dinkes lebih gencar melakukan edukasi dan memperkuat peran kader Jumantik.
“Kesadaran masyarakat rendah, sementara Dinkes terbatas dalam pembiayaan kader Jumantik. Pemerintah juga harus serius mengatasi banjir agar tidak memicu DBD,” pungkasnya. (ahmad)
#Jambiprima.com #dbd #DinasKesehatan #berita #jambi #dprdkotajambi #kotajambi #meninggaldunia
DWP Jambi Tanam Pohon, Dorong Penghijauan di Tengah Cuaca Panas
SAH Minta Semua Pihak Waspadai Karhutla di Jambi Saat Musim Kemarau
PWI Tahlilan dan Doa Bersama Tiga Hari Wafatnya Almarhum Heri Farmansyah
Karhutla di Muaro Jambi Capai 50 Hektare, Al Haris: Tim Masih Bekerja
Rektor UIN STS Jambi Pimpin Dewan Hakim, Wabup Dukung Kelancaran STQH 2026
SAH Ingatkan Petani Jambi Siapkan Cadangan Air Hadapi Musim Kemarau