JAMBIPRIMA.COM., JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mulai menghitung kerugian akibat kerusakan fasilitas pasca kericuhan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Jambi. Dari pendataan sementara, nilai kerugian ditaksir mencapai Rp2,59 miliar.
Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan cukup parah. Pagar dan kaca gedung DPRD hancur, bahkan beberapa kendaraan terbakar. Tidak hanya itu, rumah dinas Wakil Gubernur Jambi juga terdampak dengan nilai kerugian mencapai Rp30 juta hingga Rp50 juta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, menyayangkan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh. Ia menilai penyampaian aspirasi seharusnya dilakukan dengan tertib tanpa merusak fasilitas negara.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Aspirasi bisa disampaikan dengan baik tanpa harus menimbulkan kerusakan,” kata Sudirman, Selasa (3/9).
Ia menambahkan, setelah perhitungan akhir rampung, proses perbaikan akan dilakukan dengan menyesuaikan anggaran di APBD Provinsi Jambi. Pemprov memastikan perbaikan segera dilakukan agar fasilitas pemerintahan kembali berfungsi normal. (ali)
Karhutla di Muaro Jambi Capai 50 Hektare, Al Haris: Tim Masih Bekerja
Rektor UIN STS Jambi Pimpin Dewan Hakim, Wabup Dukung Kelancaran STQH 2026
SAH Ingatkan Petani Jambi Siapkan Cadangan Air Hadapi Musim Kemarau
11 Desa Menanti RDP Jalan Simpang Betung–Pintas, Akankah Ada Kepastian?”
Hadapi Musim Kemarau, SAH Ingatkan Petani Jaga Ketersediaan Air
Kades Sungai Rambai Pertanyakan SP3 dari Pemkab Tebo, Datangi DPRD
Dibalik Fakta Sebenarnya di Gedung DPRD Andri Bakar Antara Waka di Temukan Bupati