JAMBIPRIMA.COM., JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mulai menghitung kerugian akibat kerusakan fasilitas pasca kericuhan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Jambi. Dari pendataan sementara, nilai kerugian ditaksir mencapai Rp2,59 miliar.
Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan cukup parah. Pagar dan kaca gedung DPRD hancur, bahkan beberapa kendaraan terbakar. Tidak hanya itu, rumah dinas Wakil Gubernur Jambi juga terdampak dengan nilai kerugian mencapai Rp30 juta hingga Rp50 juta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, menyayangkan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh. Ia menilai penyampaian aspirasi seharusnya dilakukan dengan tertib tanpa merusak fasilitas negara.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Aspirasi bisa disampaikan dengan baik tanpa harus menimbulkan kerusakan,” kata Sudirman, Selasa (3/9).
Ia menambahkan, setelah perhitungan akhir rampung, proses perbaikan akan dilakukan dengan menyesuaikan anggaran di APBD Provinsi Jambi. Pemprov memastikan perbaikan segera dilakukan agar fasilitas pemerintahan kembali berfungsi normal. (ali)
Warisan Budaya yang Nyaris Hilang Kembali Dihidupkan di Tebo Ilir, Generasi Muda Jadi Sorotan Utama
Polda Jambi Tanam 30 Pohon di Kawasan MTQ, Dukung Pelestarian Lingkungan dan Road to Presisi Merdeka
Mahasiswa Internasional UIN STS Jambi Ikut Rasakan Hangatnya Idul Adha
PKS Jambi Tebar Kepedulian di Iduladha 1447 H, Sembelih 28 Sapi dan 13 Kambing
Pecah Rekor! Golkar Jambi Sembelih 14 Hewan Kurban, Era Ketua Panitia Yuzar Cetak Sejarah Baru
Cek Endra: Idul Adha Momentum Perkuat Kebersamaan dan Pengabdian Golkar untuk Rakyat
Dibalik Fakta Sebenarnya di Gedung DPRD Andri Bakar Antara Waka di Temukan Bupati