JAMBIPRIMA.COM., JAMBI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mulai menghitung kerugian akibat kerusakan fasilitas pasca kericuhan aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Jambi. Dari pendataan sementara, nilai kerugian ditaksir mencapai Rp2,59 miliar.
Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan cukup parah. Pagar dan kaca gedung DPRD hancur, bahkan beberapa kendaraan terbakar. Tidak hanya itu, rumah dinas Wakil Gubernur Jambi juga terdampak dengan nilai kerugian mencapai Rp30 juta hingga Rp50 juta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, menyayangkan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh. Ia menilai penyampaian aspirasi seharusnya dilakukan dengan tertib tanpa merusak fasilitas negara.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Aspirasi bisa disampaikan dengan baik tanpa harus menimbulkan kerusakan,” kata Sudirman, Selasa (3/9).
Ia menambahkan, setelah perhitungan akhir rampung, proses perbaikan akan dilakukan dengan menyesuaikan anggaran di APBD Provinsi Jambi. Pemprov memastikan perbaikan segera dilakukan agar fasilitas pemerintahan kembali berfungsi normal. (ali)
194 CJH Tebo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap I, 49 Orang Mengundurkan Diri
Warga Kemantan Tebo Ilir Tenggelam di Sungai Batanghari, Ditemukan Meninggal 200 Meter dari Lokasi
Lahan Gambut 10 Hektare Terbakar di Muaro Jambi, 60 Personel Dikerahkan
Jati Coffee Resmi Dibuka di Kota Jambi, Angkat Potensi Kopi Lokal
Wanita di Jambi Ditangkap Usai Tusuk 2 Orang Pakai Pisau dalam Pena
Diduga Mengantuk, Carry Pickup Nyungsep ke Semak Belukar di Jalan Lintas Tebo-Bungo
Dibalik Fakta Sebenarnya di Gedung DPRD Andri Bakar Antara Waka di Temukan Bupati