JAMBIPRIMA.COM,TEBO- Penyidik kejaksaan negeri (Kejari) Tebo melaksanakan tahap II dalam perkara dugaan korupsi proyek pembangunan pasar Tanjung Bungur di Kelurahan Muara Tebo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, dengan kerugian negara sebesar Rp1.061.233.105,09.
Kajari Tebo Abdulrachman dalam keterangan persnya di dampingi Kasi pidsus Ahmad Ryadi dan Kastel Febrow Adhiaksa Soeseno, menjelaskan, hari ini Rabu 27 Agustus 2025 kita melaksanakan tahap II terhadap 7 orang tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pasar Tanjung Bungur TA 2023.
Tujuh orang tersangka itu ungkap Rachman, diantaranya Kadis Prindag Kab Tebo, NH, Kabid perdagangan ES, Paul Sumarsono konsultan perencanaan CV Prima Konsultan, Dian Saputra direktur PT KPB penyedia jasa, Mat Solihin kontraktor penerima pekerjaan, Harmonis kontraktor penerima pengalihan pekerjaan dan Haryadi konsultan pengawas,"pungkasnya.
Dikesempatan itu Kasi Pidsus Ahmad Ryadi dalam keterangan pers, menegaskan, pembangunan pasar Tanjung Bungur tahun 2023, ditemukan adanya kerugian negera hasil audit BPKP sebesar 1 milyar 61 juta rupiah, hitungan tersebut di dapat dari mark-up anggaran melebihi harga perhitungan sendiri (HPS) yang ada di Kab Tebo.
Mengapa perkara Tipikor ini bisa naik lanjut Ahmad Ryadi, agar di limpahkan sesegera mungkin ke pengadilan negeri Tipikor untuk bisa di lakukan pembuktian dalam dakwaan," katanya singkat. (ARD)
#jambiprima.com #kejaritebo #kejatijambi #tebo #jambi
Karhutla Gambut 3 Hari, Gubernur Jambi Turun Langsung Padamkan Api
Presisi Merdeka Run 2026 di Jambi Diikuti 12 Ribu Peserta, Kapolda: Aman dan Kondusif
Mustaharudin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Semangat Membangun Jambi
Calon Paskibraka Tebo Mulai Dikarantina, Pengukuhan Dijadwalkan 15 Agustus
Toko Tani di Tebo Jadi Korban Penipuan Modus Sales Nakal, Rugi Rp7,3 Juta
Dicap Hoaks, SMSI Tebo Siap Dampingi JambiOtoritas ke Dewan Pers