Penuhi Kebutuhan Air Bersih, PUPR Tebo Alokasikan Dana 8,2 Milyar untuk Sambungan dan Jaringan

Selasa, 22 Juli 2025 - 15:45:16 WIB - Dibaca: 1369 kali

Budi Irawan, S.Sos., ME, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Muaro Kabupaten Tebo saat dilantik tahun lalu
Budi Irawan, S.Sos., ME, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Muaro Kabupaten Tebo saat dilantik tahun lalu (ARD)

JAMBIPRIMA.COM, TEBO – Hampir setiap tahun, Pemerintah Daerah (Pemda) Tebo mendukung operasional Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Muaro Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Salah satunya adalah pembangunan jaringan dan pemasangan sambungan rumah yang direalisasikan pada tahun 2025 ini.

Hal itupun dapat dilihat pada Link LPSE Kabupaten Tebo, pada LPSE Kabupaten Tebo tercatat adanya pekerjaan pemasangan Saluran Rumah atau Per-SR Perdesaan dengan nilai Pagu sebesar Rp 5 Milyar dan pembangunan jaringan perpipaan distribusi air minum perdesaan dengan nilai Pagu Rp 3,2 Miliar yang masing – masing dikerjakan oleh pihak rekanan. 

Direktur Perusahaan Air Minum Daerah  (PDAM) Tirta Muaro Kabupaten Tebo, Budhi Irawan saat dikonfirmasi wartawan, pada Selasa 22 Juli 2025 membenarkan bahwa Pemda Tebo melalui Dinas PUPR mengalokasikan proyek pembangunan jaringan saluran Air Bersih.

Pembangunan jaringan perpipaan distribusi air minum perdesaan ini lanjut Budhi, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Tebo. Dengan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan air bersih juga meningkat. Penambahan jaringan air bersih bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang semakin besar di suatu wilayah. 

“Penambahan jaringan dapat meningkatkan kapasitas distribusi air, sehingga pasokan air menjadi lebih lancar dan dapat diandalkan, bahkan pada saat musim kemarau. Dengan jangkauan yang lebih luas, masyarakat dapat beralih dari sumber air yang kurang terjamin ke sumber air PDAM yang lebih bersih dan aman,” ucap Budhi lagi. 

Terakhir Direktur PDAM Tirta Muaro Tebo ini mengatakan bahwa tujuan utama penambahan jaringan PDAM adalah untuk memperluas jangkauan pelayanan air bersih kepada lebih banyak masyarakat, meningkatkan kualitas dan kuantitas pasokan air, serta menjaga keberlanjutan sistem penyediaan air minum. (ARD)





BERITA BERIKUTNYA