Unjuk Rasa di Mapolda, Puluhan Massa Tolak AKBP Mat Sanusi Pimpin KONI Jambi

Senin, 21 Juli 2025 - 20:36:34 WIB - Dibaca: 1540 kali

Massa yang tergabung dalam Aliansi Keadilan Bersama Polri (AKBP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda (Mapolda) Jambi, Senin 21 Juli 2025.
Massa yang tergabung dalam Aliansi Keadilan Bersama Polri (AKBP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda (Mapolda) Jambi, Senin 21 Juli 2025. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTA JAMBI – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Keadilan Bersama Polri (AKBP) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda (Mapolda) Jambi, Senin 21 Juli 2025.

Massa menolak pengangkatan AKBP Mat Sanusi sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Jambi periode 2025–2029. Mereka menilai penunjukan perwira menengah Polri yang masih aktif itu berpotensi melanggar prinsip netralitas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Dalam orasinya, Alion selaku perwakilan massa mempertanyakan apakah ada izin resmi dari Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar, yang membolehkan Mat Sanusi merangkap jabatan di luar institusi kepolisian. Ia menegaskan, bila tak ada dasar hukum yang jelas, pihaknya akan meneruskan laporan ke Mabes Polri. Massa juga membawa enam tuntutan tertulis, termasuk desakan penegakan Pasal 28 Ayat (3) UU No. 2/2002 dan permintaan agar Mat Sanusi mundur dari jabatan Ketua KONI Jambi jika tetap berstatus anggota aktif Polri. Mereka mengancam bertahan bahkan mendirikan tenda aksi di depan Polda bila tidak mendapat jawaban resmi.

Menemui pengunjuk rasa, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto menyatakan pihaknya akan segera menyampaikan keberatan massa kepada AKBP Mat Sanusi. Ia menegaskan bahwa anggota Polri tidak diperbolehkan merangkap jabatan di luar institusi tanpa ketentuan yang sah. “Beliau harus memilih, tetap sebagai anggota Polri atau menjadi Ketua KONI. Tidak boleh dua-duanya. Itu sesuai undang-undang,” ujarnya di hadapan peserta aksi.

Usai menerima komitmen tindak lanjut dari Polda, massa membubarkan diri secara tertib. Kabid Humas menambahkan, klarifikasi internal akan dilakukan sebelum langkah lebih lanjut diumumkan. Peserta aksi menyatakan akan memantau dan siap kembali turun jika tak ada keputusan yang sejalan dengan aturan perundang-undangan. (Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA