Pertamina Buka Suara Soal Antrian Solar di Kota Jambi: Bukan Masalah Pasokan,tapi Konsumsi Meningkat

Rabu, 14 Mei 2025 - 09:32:27 WIB - Dibaca: 1980 kali

Antrian solar di SPBU Paal 5 Kota Jambi.
Antrian solar di SPBU Paal 5 Kota Jambi. (Ahmad)

JAMBIPRIMA.COM, KOTAJAMBI – Ramainya antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar solar di sejumlah SPBU Kota Jambi belakangan ini memicu keresahan masyarakat. Keluhan soal kemacetan, dugaan pelangsiran, hingga lemahnya pengawasan menjadi perbincangan hangat baik di lapangan maupun media sosial.

Namun, PT Pertamina Patra Niaga Wilayah Jambi menegaskan bahwa antrian yang terjadi bukan disebabkan oleh kurangnya pasokan, melainkan karena meningkatnya konsumsi solar oleh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sales Area Manager Retail Pertamina Jambi, Misbah Bukhori, saat dikonfirmasi pada Senin (12/5/2025). Menurutnya, penyaluran solar di SPBU Kota Jambi tetap berjalan sesuai kuota yang telah ditetapkan, yakni sekitar 220 kiloliter (KL) per hari.

“Kami memastikan bahwa penyaluran BBM jenis solar di 19 SPBU yang tersebar di Kota Jambi dilakukan sesuai kuota harian. Antrian yang terjadi lebih cenderung karena meningkatnya konsumsi,” ujar Misbah.

Menanggapi kebijakan pembatasan pembelian solar bagi truk yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Jambi sejak 2021, Pertamina mengaku sangat mendukung aturan tersebut. Langkah ini dinilai sebagai upaya positif untuk menciptakan kondisi distribusi yang lebih tertib dan teratur di wilayah perkotaan.

“Kami mendukung regulasi tersebut. Harapannya tentu agar lalu lintas di dalam kota tetap lancar dan distribusi BBM tidak terganggu oleh praktik-praktik yang tidak sesuai aturan,” tambah Misbah.

Pertamina juga menyerukan pentingnya pengawasan bersama antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat, guna menekan potensi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti pelangsiran, yang selama ini kerap disebut menjadi biang keladi antrian.

Sementara itu, warga masih berharap agar pengawasan di SPBU diperketat dan pihak berwenang menindak tegas para pelangsir serta oknum nakal yang memanfaatkan BBM subsidi untuk kepentingan pribadi.(ahmad)





BERITA BERIKUTNYA