JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN -- Kasus penikaman dilakukan security PT Shogun Merangin warga Harekakea Kecamatan Malaka kepada Joko Purwanto warga Merangin berapa hari masih diselidiki motif kejadian.
Hal itu disampaikan Waka Polres Merangin, Kompol Hendra, saat dikonfirmasi media ini, dia menjelaskan masih dalam penyelidikan.
"Untuk motif kejadian, Polres Merangin masih melakukan penyelidikan, kita akan menggali informasi dan keterangan dan saksi" ungkap Wakapolres Merangin Kompol Hendra Wijaya Manurung.
Beredar video melalui Instagram itu, menjadi viral di dijagat raya. Kejadian itu bermula didalam video itu security mendatangi korban saat duduk bersama rekan di PT Shogun.
Namun tiba pelaku Flavio mendatangi korban penjual sawit ke PT Shogun, tiba langsung emosi dan menikam korban di bagian Dadan.
Korban pun melarikan diri dan dikejar security diluar area PT Shogun itu, namun korban terjatuh dan ditikam berkali kali dan sempat di erai kawan korban, hingga tewas
Pelaku pun sempat ke kontrakan mengambil barang-barang untuk melarikan diri. Tapi terhenti mass sudah mengepung kontrakan security itu.
Karena mendapat Warga ditikam, dan melepaskan emosi kepada pelaku security hingga tewas ditempat, akibat di hantam batu besar dikepala pelaku.
Setelah melepaskan amarahnya massa pun kembali kerumah mereka. Sedangkan jasa security itu langsung diserahkan kepada pihak keluarga Kampung halaman Desa Harekakea Kecamatan Malaka Tengah mengunakan pesawat terbang. (lil)
Car Free Day Merangin Resmi Dibuka, Sediakan Ruang Olahraga dan Dorong Aktivitas UMKM
Dari Produk Pesanan ke Produk Unggulan, Jalan Panjang UMKM Perempuan Jambi Meningkatkan Daya Saing
Dituding Pungli, KTI Mampun Putar Balik Truk BBM Diduga untuk Tambang Ilegal
Jelang Pilkades Serentak Tebo, Kesbangpol Ingatkan Cakades Jangan Hamburkan Uang
Turnamen Catur Wali Kota Cup Jambi Digelar, Maulana Tekankan Sportivitas
Harga TBS di Bawah Ketentuan Dinilai Ancam Ekonomi Desa, Pengamat Soroti Tata Niaga Sawit
Polda Jambi Temukan 353 Situs Judi Online, Ajukan Pemblokiran ke Kemenkominfo