JAMBIPRIMA.COM, MERANGIN - Dua putra terbaik 8 Kecamatan Tabir dijegal menjelang pendaftaran pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Merangin tanggal 27 November mendatang. Pencegalan itu dengan cara memborong partai dan bakal membuat skema melawan poros lain.
Hal membuat berapa pertanyaan masyarakat tabir bangkit dalam bersatu melawan kezaliman. Mengapa tidak diberikan ruang untuk ajang kompetisi pertarungan wilayah kekuasaan.
Dengan dijegal kedua putra terbaik Tabir, sampai tokoh-tokoh Tabir menguapkan pertanyaan diwarung kopi yang ada seputaran Tabir khusus Rantau panjang.
Isu Jegal itu membuat suatu kekompakan Tabir lebih jauh tertinggal dari daerah lain, ditambah penduduk padat dari daerah lain.
Berapa peryataan itu Tabir harus bangkit, apa lagian soal pembangunan infrastruktur kita sudah tidak memadai jika kita lihat dilapangan. Tentu persoalan ini juga berdampak kepada perlambatan ekonomi masyarakat kita.
Dengan maju putra terbaik ini bisa membawa perubahan dan perbaikan infrastruktur sarana pendidikan. Jika kekompakan soal pembangunan hanyo sama-sama kempayekan kepada masyarakat kita.
Bahwa jangan ada Penjengalan dari untuk untuk membangun negeri Merangin, persoalan kalah memang itu adalah ajang kompetisi adu gagasan adu kekuatan wilayah.
Jangan jadikan jabatan itu kekuasaan dalam menyakiti hati masyarakat, biarlah kedua kedua putra tabir itu diberikan ruang dalam membangun Merangin lebih baik dan martabat.
Nalim dan Jailani ini hadir untuk membangun Merangin dalam pengabdian dalam mensejahterakan masyarakat.
Nalim adalah aset putra tabir yang membawa perubahan segudang cita infrastruktur yang sudah rusak parah. Seperti arah ke Tabir Ilir, Tabir Timur, Tabir Selatan, Tabir, Tabir Barat dan Tabir ulu.
Selain itu ada juga jalan rusak berat jalan Batang Masumai, Nalo Tantan, Jangkat dan Pemenang sekitarnya.
Tugas putra Tabir dalam membenahi wilayah Merangin, selama menjabat juga Nalim banyak juga melakukan perubahan demi sedikit dari hasil wancara dan melalui media social soal infrastruktur Merangin.
Dia juga pernah menjadi Merangin bebas dari maksiat dan membuat asma Husna di Sekolah Dasar di penjuru Merangin. Dan banyak lagi program pegawai syarak.
Itulah sebagai yang didapat dilapangan oleh penulis ini, dan hasil berapa komentar dimedia social, dengan ketulusan hati bisa nantinya putra terbaik Tabir maju di Pilkada Bupati Merangin 2024/2029.
Diduga Ada Setoran “Keamanan” Tambang Dompeng di Tabir, Pekerja Sebut Rp1 Juta per Bulan
DPRD Tebo Desak Kades Sungai Rambai Dievaluasi, Konflik dengan BPD Tak Kunjung Usai
Dari Tebo ke Magelang: KM Ikuti Retreat Khusus Ketua DPRD, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
8 Calon Siap Rebut Kursi Kades, Ada Srikandi Tangguh di Tengah Persaingan
Camat Tebo Ilir Rehab Makam Keramat Tanpa Dana APBD, Ini Sosok di Baliknya!
Pasangan Syukur Nyaris Borong Partai Agar Pasangan Nanas dan Ninja Terpecah