Hanya Terserap Rp50 Juta dari Anggaran Rp600 Juta

Operasi Pasar Bansos Cabai Tak Dilanjuti

Jumat, 30 September 2022 - 11:09:02 WIB - Dibaca: 1253 kali

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana saat tinjau bansos cabai di Angso Duo.
Wakil Wali Kota Jambi, Maulana saat tinjau bansos cabai di Angso Duo. (Foto: Jambiprima.com/Ahmad )

JAMBIPRIMA.COM,JAMBI- Pemerintah Kota Jambi akan merubah skema bantuan sosial (Bansos) Cabai kepada masyarakat. Pasalnya dari total 11 distributor cabai, hanya 2 (dua) distributor yang bersedia menggelar operasi pasar bansos cabai. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Yon Heri, Kamis (29/9).

"Sementara kami menyetop bantuan sosial (bansos) cabai. Bansos tersebut hanya terlaksana satu hari dengan menghabiskan dana Rp50 juta. Soyogyanya anggaran bansos cabai sudah disiapkan Rp600 juta. Karena dinilai tidak efektif, sehingga bansos tersebut tidak terserap 100 persen," kata Yon Heri.

Yon Heri mengaku, bansos cabai itu dilakukan untuk mencoba apakah memiliki pengaruh pada pola distribusi cabai. Saat dilakukan operasi bansos tersebut kata Yon Heri, harga ditingkat sumber memang mengalami penurunan dan harga cabai turun drastis.

“Dampak dari turun drastis ini juga tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Itu akan mengganggu nilai tukar petani, karena harga kelayakan ditingkat petani itu diatas Rp30 ribu per Kg. Kalau dibawah Rp30 ribu per Kg petani rugi,” katanya.

Dia mrnambahkan, dengan ditariknya operasi bansos, harga ditingkat konsumen juga sudah mulai normal. Kini harga cabai merah sekitar Rp40 ribu per Kg. Ini lebih rendah daripada harga puncak Juli lalu.

"Kembali ke harga rata-rata,” tambahnya.

Yon mengungkapkan, mekanisme operasi bansos cabai yang dilakukan yakni mendistribusikan bansos kepada distributor cabai di Kota Jambi. Selanjutnya para distributor yang melakukan operasi pasar.

“Kenyataannya di Kota Jambi harga pada pengepul sama dengan harga ditingkat kosumen. Sekarang kita tarik lagi bansos. Bansos kita anggarakan Rp600 juta. Tapi tidak kita serap, baru terserap Rp50 juta,” tuturnya.

Kata dia, saat operasi bansos cabai, hanya ada dua distributor yang bersedia untuk bekerjasama.

“Kalau distributor cabai di Kota Jambi ini ada 11 org. Kemarin yang bersedia hanya 2,” katanya.(Ahmad)





BERITA BERIKUTNYA