Yakin Dapat Parpol, Kembali Tegaskan Berduet di Hadapan Ribuan Etnis Jawa Sungai Bahar

CE-Suka Makin Mesra

Jumat, 31 Januari 2020 - 10:51:46 WIB - Dibaca: 1823 kali

(Khusnizar/Jambione.com)

Jambione.com, JAMBI – Cek Endra dan Sukandar (CE-Suka) makin mesra. Pasangan Bakal Calon Gubernur (balongub) dan wakil gubernur ini kembali menegaskan akan berduet di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2020. Penegasan ini disampaikan keduanya di depan ribuan masyarakat etnis Jawa di Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (30/1) kemarin.

CE mengungkapkan dirinya melamar Sukandar untuk mendampinginya dalam Pilgub Jambi atas beberapa pertimbangan. Dia juga mengatakan tidak pernah memaksa Sukandar untuk mendampinginya. "Saya datang ke beliau (Sukandar) untuk meminta berpasangan. Dia mengaku ingin istikharah dulu. Empat bulan lamanya saya menunggu dan akhirnya beliau putuskan mau mendampingi," katanya.

Menurut CE, salah satu pertimbangan dia memilih Sukandar adalah sebuah kekompakan pasangan dan juga track record. Karena, kekompakan gubernur dan wakil gubernur sangat penting. Selain itu, track record dari Sukandar juga sangat baik, mulai dari swasta hingga berada di birokrasi.

"Harapannya dengan kekompakan dan track record ini dapat membuat Jambi lebih baik kedepannya. Selain itu, kami meminta dukungan dari masyarakat seluruhnya untuk pasangan kami bisa berbuat untuk Jambi kedepan nya," jelasnya.

Lalu bagaimana dengan partai pengusung? Bupati Sarolangun dua periode ini mengatakan DPP partai politik semuanya belum menyatakan sikap secara resmi mendukung salah satu kandidat. "Ini masih berproses. Saya yakin semua partai politik menginginkan kandidat yang diusung menang," katanya.

Soal Golkar yang merupakan partainya dan Sukandar bernaung, CE menyebutkan partai pemilik 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi tersebut merupakan tujuan utamanya. "Saya melihat masih banyak peluang di partai politik lain yang bisa bergabung dengan kami. Kami akan berkomunikasi lebih intens lagi dengan parpol lain untuk bergabung dengan CE-Suka. Itu yang kita harapkan ke depan," katanya.

"Saya optimis kami mendapatkan cukup dukungan dari semua parpol di Provinsi Jambi,  mudah-mudahan," tandasnya.

Sementara itu, Bupati Tebo Sukandar juga menegaskan jika dirinya akan menjadi pasangan Cek Endra di perebutan BH 1 mendatang. "Agar masyarakat tidak bertanya tanya lagi maju atau tidak saya menjadi Gubernur Jambi, saya menyatakan akan berpasangan dengan abang saya Drs H Cek Endra untuk Pilgub 2020 ini," tegas Sukandar.

Kenapa berpasangan dengan Cek Endra? Sukandar menilai Cek Endra memiliki visi dan misi untuk membangun Provinsi Jambi kedepan. "Saya yakin Provinsi Jambi akan maju di tangan Gubernur Drs H Cek Endra," katanya. 

"Beliau sosok yang membangun. Tidak sombong. Dekat dengan para ulama dan tokoh masyarakat Jambi. Jadi untuk apa diragukan lagi. Saya tegaskan kembali saya akan berpasangan dengan abang saya Cek Endra untuk Pilgub 2020 ini," ungkapnya.

Sukandar juga menyampaikan niatnya mendampingi Cek Endra pada Pilgub 23 September mendatang dihadapan ribuan masyarakat di Sungai Bahar saat menghadiri tausiah agama dengan menghadirkan penceramah Gus Miftah. Dengan menggunakan bahasa Jawa, Sukandar menyatakan niatnya maju. Hal itu direspon positif dengan teriakan CE-Suka oleh ribuan masyarakat yang hadir.

"Pada bapak ibu, sederek, sedulur, sedoyo. Saya akan mendampingi pak Cek Endra di Pilgub Jambi 2020," kata Sukandar disambut tepuk tangan masyarakat.

Fachrori dan Mashuri Mesra, Bulatkan Suara Bungo

Di bagian lain, Petahana Fachrori Umar sepertinya mulai menyatukan basisnya di Kabupaten Bungo. Gubernur Jambi ini terlihat mesra dengan Bupati Bungo Mashuri yang juga akan maju di Pilkada Serentak 2020 di Bungo.

Kemesraan ini terlihat spesial pasca mundurnya Riduwan Ibrahim yang merupakan adik ipar Fachrori Umar dari perebutan BH 1 KZ mendatang. Hal ini diyakini bakal menyatukan kembali suara Bungo untuk Fachrori Umar. Mengingat, Riduwan Ibrahim sendiri disebut-sebut menjadi rival kuat Mashuri di Pilkada Bungo.

Keduanya kompak semobil menuju Pondok Pesantren Tahfizul Quran Ummul Quro, di Dusun Rantau Duku, Kecamatan Rantau Pandan, Bungo. Tiba di ponpes, puluhan santri menyambut hangat Fachrori dan Mashuri. Kompak berjejer di kiri-kanan membentuk pagar betis, satu per satu mereka disalami Gubernur dan Bupati Bungo itu.

Menyapa warga dan pengurus pondok yang tumpek blek itu, Fachrori bercerita ihwal kemesraannya dengan Mashuri. "Ini adek sayo. Dulu, sewaktu aktif di AMPI dan KNPI, dio (Mashuri) sering ikut. Kemano sayo pegi dio ikut. Sudah kayak ajudan," seloroh Fachrori sembari melempar senyum.

Dari bawah tenda, Mashuri ikut senyum tersipu dan tampak mengatup kedua tangannya ke dada--bentuk penghormatan kepada Fachrori--. "Alhamdulillah..sekarang sudah jadi Bupati. Saya doakan, Insyaallah kedepan adindo sayo ini jadi Gubernur. Gantikan sayo. Kan sesamo orang Bungo," ujar Fachrori lagi.

Gemuruh tepuk tangan bersahutan. Mashuri yang berdiri disampingnya bergegas menyalami Fachrori. Ia lantas mecium tangan Fachrori sebagai bentuk penghormatannya kepada sang kakak.(fey)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA