Jambione.com, JAMBI – Langkah Bakal Calon Gubernur (Balongub) Syarif Fasha menuju pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi makin meyakinkan. Bahkan posisinya saat ini bisa dikatakan berada ‘’di atas angin’’. Dari hasil survei yang dirilis dua lembaga surve berbeda, elektabilitas Wali Kota Jambi ini paling tinggi diantara balongub lain. Bahkan trend nya meningkat.
Desember lalu misalnya, hasil survey yang dirilis Lembaga Survei Charta Politica, elektabilitas Fasha 16.0 persen. Angka ini tertinggi dibandingkan balongub lain. Seperti Fachrori Umar 10.4 persen, Cek Endra 9.4 persen, Alharis 8.6 persen, Asyafri Jaya Bakri 5.3 persen dan Safrial 4.8 persen.
Yang teranyar, hasil survei yang dirilis Lembaga Survei Aksara Data Research Center (ADRC), Kamis (30/1) kemarin, tingkat popularitas Fasha juga berada diatas kandidat lain, yakni 22,4 persen. Begitu juga dengan tingkat elektabilitasnya, paling tinggi 26,74 persen.
Salah satu peneliti ADRC, Sopian mengatakan, tim peneliti ADRC menyelesaikan survei pertama yang dilakukan pada 16 November - 10 Januari untuk pengumpulan data dengan 20 nama bursa kandidat. Dari hasil survei yang dilakukan, untuk tingkat popularitas ada 6 kandidat yang menempati perolehan diatas 4 persen. Hasil tertinggi diperoleh Walikota Jambi Syarif Fasha, 22,4 persen.
‘’Posisi kedua ditempati, Hasan Basri Agus (HBA) 18,62 persen, Al Haris 17,28 persen, Cek Endra 8,76 persen, Fachrori 4,27 persen dan Asafri Jaya Bakri (AJB) 4,06 persen," kata Sopian saat merilis hasil survei, di Sekretariat ADRC kawasan Kota Baru, Kamis (30/01/2020).\
Dia juga menjelaskan perbandingan popularitas dan elektabilitas untuk 6 kandidat. Syarif Fasha kembali menempati posisi tertinggi, yakni 26,74 persen atau naik 2,53%. Di posisi kedua ditempati oleh Al Haris 18,07 persen (naik 0,79 %), kemudian Hasan Basri Agus (HBA) 16,64 persen (turun 1,98%), Cek Endra 8,39 persen (turun 0,37%), Fachrori Umar 3,17 persen (turun 1,1%) dan AJB dengan angka 2,50 persen (turun 1,56%).
Menurut Sopian, survei ini dilakukan pada periode 15 November 2019 sampai 15 Januari 2020. Metode yang digunakan adalah stratified systematic random sampling (random sampling sistematik bertingkat) dengan total jumlah responden sebanyak 3.276.
‘’ Sample yang valid atau sah dalam survei ini 3.276 dari sample awal 3.593 yang masuk. Kemudian dilakukan validasi berdasarkan kendali mutu diperoleh hasil demikian, dengan Margin error +/- 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 97,81 persen,’’ jelasnya.
Keseluruhan responden merupakan pemilih yang telah memiliki hak pilih di Pilkada 2020 atau sudah menikah. "Lokasi survei tersebar di 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi," katanya.
Dijelaskannya, rincian sebaran responden yakni Kota Jambi 23 persen. Lalu Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Merangin, Kabupaten Bungo, Kabupaten Tebo masing-masing 9 persen. Sementara Kabupaten Batanghari, Tanjabbar masing-masing 8 persen. kemudian Kabupaten Tanjabtim, Kerinci masing-masing 7 persen, dan Kota Sungai Penuh 2 persen.
"Status pekerjaan responden yakni pelajar atau mahasiswa 47,8 persen, swasta 24,33 perseb, PNS 11,84 persen, buruh 5,22 persen, profesional 4,53 persen, petani 3,54 persen dan pedagang 2,75 persen," ungkapnya.
Menurut Sopian, penyebaran angket dilakukan secara online melalui link website lembaga survei ADRC dan petugas sample yang turun langsung ke lapangan di beberapa wilayah.Pada tingkat elektabilitas, pernyataan yang digunakan dalam survei ini yakni jika Pilkada dilakukan hari ini, siapa tokoh yang anda pilih? "Dari hasil survei tersebut, Sy Fasha merupakan tokoh tingkat elektabilitas atau keterpilihannya tertinggi," katanya.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan ADRC, Ferry Prayitno menyampaikan, bila ada pihak-pihak yang menginginkan di kupas tuntas mengenai hasil survei ini secara
lengkap, pihaknya siap. "ADRC membuka pintu seluas-luasnya, berupa undangan dalam kesempatan dan bentuk kegiatan lainnya seperti forum diskusi misalnya," katanya.
Adapun 20 kandidat bakal calon Gubernur Jambi yang disurvei sebagai berikut Drs.H.Abdullah Sani,M.Pd.I, Prof.Dr.H.Asafri Jaya Bakri,MA, Dr.H.Al-Haris,S.Sos,MH, Drs.H.Cek Endra, Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum, H.A.Bakri HM,SE, H.Hazrin Nurdin, Drs.H.Hasan Basri Agus,MM, Laksamana Pertama TNI Jaya Darmawan, Jefri Amas Hutagalung,SE,MM,MH, Irjen.Pol.Drs.Muchlis A.S,MH, Ramli Taha,SH,MH, Ratu Munawaroh, H.Rudi Wijaya,S.Si.Apt, Dr.Ir.H.Safrial,MS, Mayjen TNI Sudirman,SH,MH.MM, H.Sukandar,S.Kom,M.Si, Dr.H.Syarif Fasha,ME, Drs.H.Usman Ermulan,MM, Drs.H.Zulfikar Achmad.(fey)