Mau Tahu Efek Minum Kopi Bagi Gula Darah? Ini Hasil Penelitian Terbarunya

Jumat, 31 Januari 2020 - 09:11:50 WIB - Dibaca: 2743 kali

()

Jambione.com,- Diskusi penelitian mengaitkan hubungan antara minum kopi dan pengaruhnya pada gula darah atau tekanan darah. Tentunya hal penting bagi pencinta kopi yang ingin tetap sehat minum kopi setiap hari.

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam American Journal of Nutrition telah menemukan, sebetulnya dan tidak ada antara minum kopi dan gula darah. Kebiasaan itu tidak memiliki pengaruh yang signifikan pada sensitivitas insulin dan diabetes tipe 2.

Menurut penelitian, mengonsumsi 4 cangkir kopi berkafein per hari selama 24 minggu tidak memiliki efek signifikan terhadap sensitivitas insulin atau mediator insulin biologis. Namun, tetap itu tetap menentang dengan massa lemak (FM) dan penurunan konsentrasi kreatinin urin.

Hormon insulin selama ini membantu mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Sensitivitas insulin yang rendah dikenal sebagai resistensi insulin. Dengan resistensi insulin, sel-sel tidak menyerap emisi yang menyebabkan kadar gula darah terlalu tinggi. Kondisi ini pada akhirnya dapat menyebabkan diabetes tipe 2, jika tidak berhasil dengan baik.

Namun, uji coba yang menguji efek dari kopi pada saat sedang diperbarui. Peneliti dari Universitas Nasional Singapura, Singapura Derrick Johnston Alperet dan rekannya melakukan uji coba coba kopi. Sebelumnya telah dilakukan dalam uji coba terkontrol dengan plasebo secara acak. Konsumsi kopi dengan sensitivitas insulin.

Untuk itu, mereka melakukan uji coba 24 minggu yang melibatkan 126 orang dewasa yang kelebihan berat badan dan tidak peka terhadap insulin, memulihkan 35 hingga 69 tahun. Responden menerima empat cangkir kopi biasa instan atau empat gelas minuman plasebo per hari (masing-masing 62 dan 64 di masing-masing kelompok). Jumlah yang dimetabolisme per kilogram berat badan per menit (Mbw) dinilai sebagai hasil utama.

Dilansir dari Medical Dialogue, Kamis (30/1), studi ini mengambil tema 'Pengaruh konsumsi kopi pada sensitivitas insulin dan faktor risiko biologis lainnya untuk diabetes tipe 2: uji coba terkontrol plasebo secara acak'. Penelitian sendiri telah diterbitkan dalam American Journal of Nutrition . Temuan utama dari penelitian ini menambahkan:

1. Konsumsi kopi tidak secara signifikan mengubah sensitivitas insulin dibandingkan dengan plasebo (persentase perbedaan rata-rata dalam Mbw = 4,0 persen).

2. Tidak ada perbedaan signifikan dalam glukosa plasma puasa (2,9 persen) atau mediator biologis resistensi insulin, seperti plasma adiponektin (2,3 persen), diamati antara kelompok kopi dan plasebo selama 24 minggu intervensi.

3. Peserta dalam kelompok kopi mengalami kehilangan massa lemak (FM) (-3,7 persen) dan pengurangan konsentrasi kreatinin urin (-21,2%) dibandingkan dengan peserta dalam kelompok plasebo selama 24 minggu intervensi.

4. Konsumsi kopi bisa menghilangkan massa lemak tubuh dibandingkan dengan minuman plasebo. Maka jika ingin lebih langsing, kopi bisa jadi salah satu solusinya.(sumber: jawapos.com)





BERITA BERIKUTNYA