Cinta Semu dari Suami

Kamis, 30 Januari 2020 - 11:35:48 WIB - Dibaca: 3288 kali

()

Jambione.com, DELAPAN tahun mengarungi rumah tangga, Sinta (nama samaran) ternyata tidak mendapat kasih sayang yang seutuhnya dari suaminya, Rangga (nama samaran). Rangga masih menyimpan rasa dengan mantan pacarnya.

Sejak awal pernikahan Sinta masih belum menyadarinya. Karena Rangga menampakkan tingkah yang tidak mencurigakan. Layaknya pasangan harmonis. Bahkan lebih memanjakan Sinta. Ketika ada pertengkaran, Rangga justru lebih banyak diam dan mengalah. Hal ini membuat Sinta iba dan merasa bersalah. Rasa cintanya semakin bertambah kepada Rangga. Sementara Rangga juga menunjukkan kasih sayangnya dengan mencium kening Sinta setiap kali berangkat dan pulang kerja.

Sinta dan Rangga ini menikah setelah empat tahun berpacaran. Setelah menikah dikaruniai satu anak perempuan. Meski terlihat sebagai sosok yang lembut dan penyayang, Rangga juga memiliki sikap yang dingin.

”Kami jarang ngobrol sampai malam. Keluar makan malam juga jarang. Bahkan tidak pernah. Kecuali anak yang mengajak dia baru bersedia. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami,” kata Sinta.

Ia memakluminya sebagai karakter seorang laki-laki. Tidak ada kecurigaan sama sekali. Ia kira rumah tangganya adem ayem. Hingga suatu ketika, ia mendapati Rangga sedang tergolek lemah. Sakit.

Selama dirawat di rumah sakit, banyak temannya yang menjenguk. Teman kerja hingga teman kuliahnya dulu. Salah satunya Putri. “Aku lihat ada yang berbeda. Raut muka dan semangatnya sembuh seakan bergelora ketika dijenguk Putri,” tuturnya.

Ternyata mereka dipertemukan kembali setelah menjalin hubungan kerja. Tepatnya lima bulan sebelum Rangga sakit. Namun sejak lima bulan itu terjadi perubahan pada Rangga. Setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis dan bisa mencium kening Sinta lebih dari tiga kali.

“Ia sering tertawa lepas. Tapi di waktu tertentu dia sering termenung di depan komputernya. Atau termenung memegang telepon genggamnya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan,” ceritanya.

Suatu ketika, anaknya yang masih berusia tujuh tahun membuka ponsel milik ayahnya. Anak ini termasuk cerdas. Bisa mengakses email dan beberapa aplikasi di usia tujuh tahun. Tiba-tiba Sinta ditunjukkan pesan elektronik Rangga yang dikirim ke Putri. Isinya ungkapan perasaan Rangga yang terpendam sejak masa kuliah. Karena tak berani mengungkapkan perasaan itu, Rangga memilih diam. Hingga Putri menikah dengan pria lain.

Sementara Rangga sebagai sosok pendiam, mencari pelarian cinta. Ia menjalin hubungan Sinta. Sampai empat tahun pacaran. Kemudian menikah. Tapi perasaannya kepada Putri tak berubah. Dan dipertemukan kembali setelah sekian tahun. Namun dalam keadaan masing-masing sudah berkeluarga.

“Memang sakit perasaan ini. Aku menyesal dulu minta segera dinikahi. Ternyata cintanya selama ini semu. Semoga dia bahagia di alam yang tak lagi bisa aku jangkau. Selama ini pula ia tak utuh merasakan bahagia menikah denganku. Usai membaca pesan elektronik yang ditunjukkan anakku itu, suamiku Rangga telah tiada,” kenangnya.(ks/war/zen/top/JPR)

Sumber: JawaPos.com


Tags:


BERITA BERIKUTNYA