Penculik Anak Beraksi di Muarasabak, Dikejar Warga, Pelaku Buang Korban ke Semak Belukar

Rabu, 30 Januari 2019 - 22:36:15 WIB - Dibaca: 1968 kali

Korban bersama orang tuanya
Korban bersama orang tuanya ()

 

 

 

Jambione.com,  Seorang balita berumur 1 tahun berinisial R, warga Kelurahan Parit Culum I Kecamatan Muarasabak Barat nyaris jadi korban penculikan, Selasa (29/1) lalu. Bocah tersebut, sempat dibawa pelaku yang tak dikenal . Untungnya, aksi penculikan tersebut berhasil digagalkan warga. Saat dikejar warga, pelaku membuang bocah tersebut ke semak belukar.

Berdasarkan keterangan Syafi’i, paman korban, peristiwa percobaan penculikan itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu korban tengah tidur di dalam ayunan, ditemani sepupunya Febri (18), anak Syafi’i. Sementara dirinya dan kedua orang tua korban sedang memanen buah duku yang lokasinya tak jauh dari rumah korban.

Menurut Syafi’i, ketika menjaga korban, tertidur lelap. Putranya mendadak terbangun karena mendengar ganjalan pintu rumah tersenggol. Awalnya Febri mengira yang datang adalah bibinya, Farida yang tak lain merupakan Febri ibu kandung korban. Namun ketika Febri membuka kedua matanya yang masih mengantuk, korban saat itu sudah berada digendongan orang tidak dikenal.

“Anak saya langsung berlari ke kebun memanggil. Dia berteriak mengatakan adiknya dibawa lari orang,” kata Syafi’i kepada wartawan. Mendapat informasi tersebut, Syafi’i dan

kedua orang tua dan langsung mengejar pelaku bersama sejumlah warga. Saat melakukan pengejaran, Syafi’i sempat melihat pelaku yang tengah menggendong korban.

            Namun karena melihat dari arah belakang dengan jarak sekitar 100 meter, Syafi’i tidak tahu persis ciri-ciri pelaku. “Saat melakukan pengejaran, jarak saya dengan pelaku sekitar 100 meteran. Bahkan saya sempat melihat pelaku melempar korban ke semak-semak. Ciri ciri pelaku saya tidak tahu persisi. Yang jelas dia memakai pakaian serba hitam. Memakai topi dan masker yang juga bewarna hitam,” ungkap Syafi’i.

            Menurut dia, korban dibuang pelaku ke dalam semak belukar di sekitar kebun sawit, persis di belakang Ponpes Gontor 12. Jarak rumah dengan lokasi korban dibuang sekitar 50 meter. “Mungkin pelaku membuang korban karena terdesak dan menghambat pelariannya dari kejaran kami,” ujarnya.

Bocah berusia satu tahun itu akhirnya berhasil diselamatkan Syafi’i. Sementara warga lainnya terus mengejar pelaku. Tapi sayangnya pelaku berhasil melarikan diri. ‘’Ketika anak kami sudah selamat, tidak terlintas dipikiran saya untuk melakukan pengejaran. Saya pikir warga lain juga ada yang mengejar. Tapi pelaku berhasil melarikan diri,” katanya.

Sementara Febri, yang menjaga korban di rumah, mengaku Selasa siang itu dia mengantuk berat. Bahkan saat memorgoki pelaku yang tengah mengendong korban pun, dia seakan tidak memiliki kuasa untuk langsung berteriak. “Waktu itu sayo ngantuk nian bang, nak mekik pun kayak macam manolah,” katanya.

Terpisah, ibu korban, Farida mengaku melihat orang yang mencurigakan di sekitar rumahnya sehari sebelum kejadian. Orang tersebut menurut Farida bukanlah warga setempat. Sebelumnya dia  belum pernah melihat pelaku. “Kayak orang mencurigakanlah. Tapi kami tetap berprasangka baik. Mungkin orang itu lagi mau mencari duku atau kerabat tetangga,” kata Farida.

Kapolsek Muarasabak Barat Ipda P. Cibro dikonfrimasi membenarkan adanya kasus percobaan penculikan anak tersebut. Saat ini pihaknya telah memanggil keluarga korban untuk dimintai keterangan terkait peristiwa dugaan penculikan tersebut. ‘’Masih kita lakukan pengembangan. Warga dan beberapa keluarga korban sudah kita mintai keterangan,” katanya.(zal)

 





BERITA BERIKUTNYA