Nyerah, Massa KT Jaya Bersama Tinggalkan Polres Batanghari

Sabtu, 29 September 2018 - 08:32:25 WIB - Dibaca: 2232 kali

(Ardian Faisal/Jambionr.com)

Muarabulian - Sempat tidur semalaman di bawah pohon kelapa sawit berlapis terpal biru, depan Mapolres Batanghari, Kelompok Tani Jaya Bersama, Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, akhirnya menyerah. 

Mereka memilih pulang ke rumah masing-masing meskipun tuntutan penangguhan penahanan Empat anggota KT Jaya Bersama di tolak Polres Batanghari. 

Pantauan jambione.com sekira pukul 18.11 Wib, Jumat (28/09/2018), areal taman tugu yang dijadikan massa bertahan telah kosong.

Meski demikian, pagar masuk Mapolres Batanghari masih tertutup rapat. Tidak ada terlihat satupun pihak kepolisian berjaga.

Samsul, salah satu anggota KT Jaya Bersama mengatakan dirinya beserta anggota kelompok tani tidak boleh mendirikan tenda dan memasak. 

" Kalau masak dan dirikan tenda ditembak dengan Water Cannon," cerita Samsul kepada jambione.com, Jumat (28/09/2018).

Samsul beserta rekannya terpaksa membeli nasi bungkus dengan cara iuran. Mereka bertahan dan memilih tidur dibawah pohon kelapa sawit berlapis terpal biru dalam sejak malam hingga pagi hari. 

" Kami minta kawan dikeluarkan dan minta cepat diselesaikan konflik antara Kelompok Tani Jaya Bersama dengan PT VAT," ungkap Samsul. (***)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA