Diancam ditembak water canon jika memasak

Buntut Konflik Kelompok Tani Jaya Bersama-PT VAT, Warga Sumbangan untuk Makan

Jumat, 28 September 2018 - 13:52:33 WIB - Dibaca: 2865 kali

Peralatan masak pendemo
Peralatan masak pendemo (Adrian Faisal/Jambione.com)

Muarabulian - Salah satu anggota Kelompok Tani Jaya Bersama, Simpang Rantau Gedang, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Samsul, mengatakan jika dirinya beserta anggota kelompok tani tidak boleh mendirikan tenda dan memasak. 

"Kalau masak dan mendirikan tenda, diancam ditembak dengan Water Cannon," cerita Samsul kepada jambione.com, Jumat (28/09/2018).

Baca Juga: Tidur Di Bawah Sawit, Massa KT Jaya Bersama Bertahan Depan Mapolres

Samsul beserta rekannya terpaksa membeli nasi bungkus dengan cara iuran. Mereka bertahan dan memilih tidur dibawah pohon kelapa sawit berlapis terpal biru dalam sejak malam hingga pagi hari. 

"Kami minta kawan dikeluarkan dan minta cepat diselesaikan konflik antara Kelompok Tani Jaya Bersama dengan PT VAT," ungkap Samsul. (***)



Tags:


BERITA BERIKUTNYA