Muarabulian - Humas PT TMIS (Tara Mitra Indo Sejahtera) Jasmawi, mengaku tidak mengetahui secara pasti lokasi STUP yang di klaim warga Desa Terusan dan anggota Koperasi Agro Sangkilan Mandiri. Sebab selama ini pihak perusahaan tidak pernah melihat peta STUP.
Baca Juga : Breaking News : Ratusan Masyarakat Desa Terusan Geruduk PT TMIS Milik Akak
" Posisi lahannya (STUP) kita tidak tahu, dari dahulu saya disini sudah diminta peta STUP, tapi tidak ada. Kalau memang ada peta STUP kita tindaklanjuti, kalau tidak ada bagaimana?," jawab Jasmawi.
Baca Juga : Kapolres Perintah Kapolsek Untuk Segel Dua Alat Berat Milik PT TMIS
Jasmawi juga mengaku kaget dengan aksi demo warga Desa Terusan. Pasalnya pihak perusahaan tidak mendapat surat pemberitahuan.
Ia baru tahu setelah Kapolsek Maro Sebo Ilir menyampaikan adanya aksi demo melakui pesan Whatsapp.
Baca Juga : Penjual STUP ke PT TMIS Warga Malapari, Kades Terlibat?
" Saya tidak tau kalau mau ada demo hari ini," cetusnya.
Jasmawi memaparkan jumlah lahan garapan PT TMIS saat ini mencapai 120 hektar. Kegiatan perusahaan telah berlangsung sejak 2011 lalu. Lamanya masa garapan lahan akibat terkendala cuaca.
Baca Juga : Humas PT TMIS : Peta STUP Tidak Ada, Kita Tidak Tahu Posisi Lahannya
" Lahan ini termasuk rawa, waktu mau garap banjir, mau garap banjir, makanya sekarang kita ekstra bekerja di dukung faktor cuaca," pungkasnya. (***)